Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

PBB: Hampir 94.000 Warga Mengungsi Akibat Konflik yang Memanas di Yaman

28 Rabu, 16 Sep 2026, 00:30 WIB | Oleh:
PBB: Hampir 94.000 Warga Mengungsi Akibat Konflik yang Memanas di Yaman PBB: Hampir 94.000 Warga Mengungsi Akibat Konflik yang Memanas di Yaman Doc: X/IOM Yemen

SANAA — Sebanyak 93.864 orang baru mengungsi di berbagai wilayah Yaman akibat konflik yang terus berlangsung antara pasukan pemerintah dan kelompok Houthi. Data tersebut disampaikan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) PBB pada Senin (14/9), dilansir dari Anadolu.

IOM mengatakan dampak terberat konflik terkonsentrasi di Provinsi Ta'iz dan Lahj. Di Distrik Jabal Habashy, Ta'iz, sebanyak 18.840 orang telah mengungsi, sementara 9.966 orang lainnya meninggalkan Distrik Al Ma'afer.

Di Lahj, sebanyak 16.464 orang mengungsi dari Distrik Al-Mudharibah, sementara sebanyak 2.892 orang lainnya melarikan diri dari Tuban. Pengungsian juga meluas ke Aden, Al Hodeidah, Abyan, dan sejumlah distrik lain di Ta'iz.

Menurut IOM, kondisi tersebut menunjukkan semakin luasnya dampak krisis di Yaman. IOM bersama para mitranya saat ini merespons kebutuhan masyarakat di lapangan dan terus memantau perkembangan perpindahan penduduk akibat konflik.

IOM juga menyerukan dukungan segera untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, air, dan sanitasi bagi keluarga yang baru mengungsi. Wakil juru bicara PBB, Farhan Haq, mengatakan sedikitnya 18.000 rumah tangga terpaksa meninggalkan tempat tinggal sejak awal September.

Ia mengatakan jumlah korban di kalangan warga sipil terus meningkat. Pemantau Kantor Hak Asasi Manusia PBB telah memverifikasi 40 korban sipil antara 1 September hingga Senin.

Konfrontasi antara pasukan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan kelompok Houthi meningkat sejak awal Juli. Peningkatan konflik tersebut terjadi setelah beberapa tahun situasi relatif tenang.

Konflik yang kembali meningkat menyebabkan semakin banyak warga meninggalkan tempat tinggal mereka. Situasi tersebut memperbesar kebutuhan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak di berbagai wilayah Yaman. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenhub Usulkan WFA untuk ...
Megapolitan
Telin Dorong Kemandirian Di...
Megapolitan
Pramono Tegaskan Tiket Anco...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.