Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Habiskan Hampir Rp1 Triliun, Jalan Lintas Bono Riau Belum Tuntas

📅 Senin, 10 Agu 2026, 16:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Habiskan Hampir Rp1 Triliun, Jalan Lintas Bono Riau Belum Tuntas Doc: Antara
Ket. Dinas PUPR-PKPP Riau ketika melakukan konstruksi Jalan Simpang Bunut-Teluk Meranti, Pelalawan tahun 2023 lalu.

Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau telah menyampaikan pembangunan jalan 200 kilometer lebih pada ruas Jalan Lintas Bono dari Bunut hingga ke Sokoi, Kabupaten Pelalawan telah menelan anggaran hampir Rp1 triliun untuk menunjang Pariwisata Ombak Bono.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Provinsi Riau, Zulfahmi mengatakan pembukaan jalan itu sudah dilakukan sejak tahun 2004. Selain dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Riau, dukungan juga diberikan melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.

"Kalau total anggaran Bunut ke Sokoi itu sudah hampir Rp1 triliun mulai dari pembukaan. Selama ini tak ada akses darat tapi sekarang sudah ada, sejak awal tahun 2004 sampai sampai Teluk Meranti tahun 2023 sudah selesai," katanya di Pekanbaru, Senin (10/8).

Dia menyampaikan ruas jalan ini terdiri atas Bunut-Teluk Meranti sepanjang 84 km, Teluk Meranti-Sebekek 84 km, dan Sebekek-Sokoi 54 km. Untuk Bunut hingga Teluk Meranti sudah aspal dan rigid.

Kemudian dari Teluk Meranti ke Sebekek ada yang sudah aspal dan penimbunan telah tembus. Akan tetapi ada beberapa titik dekat konsesi hutan tanaman industri yang kalau hujan air tergenang namun sudah fungsional.

Terakhir ruas Sebekek-Sokoi sepanjang 54 km baru 3,8 km yang ditimbun sehingga masih tersisa 50 km lagi. Sejumlah desa yakni Kubangan, Segamai, Delik, dan Sokoi berada di ruas ini hingga ke perbatasan dengan Kabupaten Inderagiri Hilir.

"Kenapa belum karena kerjanya mulai dari depan. Program ini sudah cukup mendapat perhatian sehingga 200 km tak bisa sekaligus dikerjakan, harus bertahap," imbuhnya.

Sebelumnya sejumlah warga dari Desa Kubangan melakukan unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Senin (10/8). Mereka menuntut Pemprov Riau segera mempercepat pembangunan jalan yang masuk dalam lintas Bono tersebut.

Dalam kesempatan demonstrasi itu mereka meminta perbaikan sepanjang 13 km dengan semenisasi. Dinas PUPRPKPP Riau menyatakan tidak bisa melakukan itu namun akan memfasilitasi dengan perusahaan di sana untuk membantu pengerjaan jalan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...

Pembalap Asal Sleman Kiandra Ramadhipa Berakhir di Nomor 6

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pembalap Asal Sleman Kiandr...
Luar Negeri
Argentina Ancam Sanksi Proy...

Utusan AS Berunding dengan Zelenskyy

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Utusan AS Berunding dengan ...
Megapolitan
Jadikan Jakarta Simpul Kopi...
Megapolitan
Dinas Kesehatan Tangerang S...
Advertisement
1.558 Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, 170.000 Penumpang Tertahan di Delapan Bandara

1.558 Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, 170.000 Penumpang Tertahan di Delapan Bandara

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.