Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Huta Simarmata di Kabupaten Samosir Dinilai Layak Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 12:23 WIB | Oleh:
Huta Simarmata di Kabupaten Samosir Dinilai Layak Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional Doc: antara foto
Ket. Huta Simarmata di Kabupaten Samosir

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan bahwa daerah adat Huta Simarmata di Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, layak diusulkan menjadi cagar budaya tingkat nasional.

"Saat ini Huta Simarmata telah ditetapkan sebagai cagar budaya kabupaten. Ke depan, kami melihat kawasan ini sangat layak untuk diusulkan sebagai cagar budaya tingkat nasional," katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian pada Minggu (8/2).

"Proses pengusulannya akan segera kami dorong bersama pemerintah daerah," ia menambahkan.

Permukiman adat Huta Simarmata di Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat kabupaten berdasarkan Keputusan Bupati Samosir Nomor 9 Tahun 2021.

Kawasan permukiman adat Batak Toba ini masih mempertahankan struktur ruang tradisional beserta elemen budaya yang menyertainya, termasuk parik (pagar), huta, rumah adat (sopo), lesung batu, dan sarkofagus batu.

Huta Simarmata memiliki sarkofagus batu besar dengan pahatan figur manusia dengan posisi jongkok dan ekspresi wajah khas yang mencerminkan kepercayaan dan tradisi masyarakat Batak pada masanya.

"Di sini kita melihat sarkofagus berusia ratusan tahun dengan ukuran yang sangat besar, sesuatu yang jarang ditemukan. Ini menunjukkan betapa pentingnya kawasan ini dalam sejarah dan kebudayaan Batak," kata Fadli, yang meninjau Huta Simarmata saat melakukan kunjungan kerja di Provinsi Sumatera Utara.

Ia menilai sarkofagus dan rumah-rumah adat kuno yang dibangun menggunakan teknik konstruksi tradisional tanpa paku di Huta Simarmata terawat baik.

"Di kampung ini masih terdapat sekitar sepuluh rumah adat, bahkan ada yang berusia lebih dari 300 tahun. Teknik pembangunannya menunjukkan pengetahuan arsitektur tradisional yang sangat maju dan patut dilestarikan," kata Fadli.

Huta Simarmata juga memiliki lesung batu untuk menumbuk padi, yang menunjukkan sistem kehidupan komunal dan tradisi agraris turun-temurun di permukiman adat.

Menteri Kebudayaan menilai Huta Simarmata berpotensi menjadi destinasi budaya yang menawarkan pengalaman belajar sejarah dan adat istiadat secara langsung.

"Datang ke sini bukan hanya menikmati pemandangan yang indah, tetapi juga belajar sejarah, adat, dan cara hidup masyarakat Batak. Ini kekayaan budaya yang harus terus kita jaga," katanya.

Ia juga menyampaikan komitmen Kementerian Kebudayaan untuk meningkatkan pelindungan dan pemanfaatan cagar budaya sebagai sumber pembelajaran dan pengembangan kebudayaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
Jadi Perhatian Internasional: Media Asing Ramai-ramai Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo, Dugaan Masalah pada Distribusi

Jadi Perhatian Internasional: Media Asing Ramai-ramai Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo, Dugaan Masalah pada Distribusi

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.