Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar Dampingi 1.000 UMKM Urus Sertifikasi Halal

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 16:38 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar Dampingi 1.000 UMKM Urus Sertifikasi Halal  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan berbagai komunitas pengusaha memperkuat dukungan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui pendampingan sertifikasi halal.

Kolaborasi tersebut ditujukan untuk memudahkan sedikitnya 1.000 pengusaha, khususnya pelaku UMKM di Kota Bandung dalam memperoleh sertifikat halal bagi produk maupun jasa yang mereka tawarkan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan sertifikasi halal menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus daya saing produk UMKM.

“Alhamdulillah dari kerja sama berbagai komunitas yang ada di Jawa Barat dan Kota Bandung, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Pemerintah Kota Bandung, kita bersama-sama memastikan kemudahan pendampingan sertifikasi halal untuk 1.000 pengusaha, terutama pengusaha UMKM,” kata Wali Kota Farhan saat meluncurkan Gerakan Pendampingan Pengurus Sertifikasi Halal di D’botanica Kota Bandung, Rabu (2/9).

Menurut dia, kemudahan dalam proses sertifikasi diharapkan dapat memberikan nilai tambah terhadap produk maupun jasa yang dihasilkan pelaku UMKM di Kota Bandung.

Wali Kota Farhan juga mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan pendampingan yang tersedia sehingga proses pengurusan sertifikasi dapat dilakukan secara tepat dan sesuai ketentuan.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Tionghoa Merah Putih (Fokti MP), Yohanes Handri, mengatakan sertifikasi halal digelar sebagai bagian dari upaya membantu para pengusaha memahami proses sertifikasi halal sekaligus menghindarkan mereka dari praktik percaloan dan penipuan dalam pengurusan perizinan.

“Diadakannya acara seminar dan sertifikasi halal ini adalah untuk memudahkan kawan-kawan pengusaha mendapatkan sertifikat halal. Artinya, kalau kita membuat sertifikat halal kita turut menyukseskan program pemerintah,” ujar Yohanes.

Ia menilai edukasi kepada pelaku usaha penting agar mereka memahami prosedur pengurusan sertifikasi secara resmi. Dengan begitu, pengusaha tidak mudah tergiur pihak yang menawarkan jasa pengurusan dengan biaya tertentu tetapi tidak memberikan kepastian hasil.

“Kami juga mau agar kawan-kawan dari pengusaha ini terhindar dari calo atau mungkin penipuan. Kebanyakan orang bikin perizinan, duit sudah habis tetapi izinnya tidak keluar,” kata dia.

Yohanes menambahkan, kewajiban sertifikasi halal perlu dipahami oleh pelaku usaha sebagai bagian dari kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah, sekaligus upaya memberikan jaminan kepada konsumen.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan tokoh masyarakat Jawa Barat sekaligus budayawan, Anton Charliyan. Ia mengapresiasi langkah Pemkot Bandung dan komunitas pengusaha yang memberikan pendampingan kepada UMKM.

“Saya sangat berterima kasih sekali kepada Pak Wali Kota, kemudian kepada Fokti bahwa ini adalah kontribusi nyata dari pemerintah untuk membantu UMKM,” ujar Anton.

Menurut dia, pendampingan yang diberikan, terlebih jika dapat diakses secara gratis menjadi bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pelaku usaha kecil dan menengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Krisis Iklim Ancam Produktivitas Kerja

13 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Krisis Iklim Ancam Produkti...
Olahraga
Barcelona Cari Dua Sumber D...
Olahraga
FIFA Asean Cup, Bangladesh ...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.