Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Jabar Jamin Stok Beras Mencukupi hingga Awal Tahun 2027

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 15:15 WIB | Oleh:
Bulog Jabar Jamin Stok Beras Mencukupi hingga Awal Tahun 2027 Doc: antara foto
Ket. Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Barat Yuliani Alzam

KOTA BANDUNG - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Wilayah Jawa Barat (Jabar) menjamin ketersediaan beras mencukupi kebutuhan masyarakat di wilayahnya hingga awal 2027.

Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Barat Yuliani Alzam menyebutkan per hari ini stok beras yang dikuasai oleh Bulog Jabar mencapai 640 ribu ton atau cukup memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Januari 2027.

"Dengan ketersediaan stok hingga 640 ribu yang ada di Jawa Barat, ini akan cukup sampai 2027," kata Yuliani di Bandung, Jabar, Kamis (3/9).

Yuliani memastikan Bulog Jabar tidak memerlukan impor beras saat ini karena kapasitas cadangan yang ada mampu mendukung berbagai program pemerintah, seperti bantuan pangan, penanganan bencana, dan intervensi pasar.

Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog Bandung juga terus menyalurkan beras SPHP melalui pasar tradisional maupun pasar modern di Jabar untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Bulog juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menggelar operasi pasar beras murah yang dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET).

"Untuk itu, masyarakat tidak perlu panic buying, tidak perlu ada kekhawatiran, karena memang stok sangat aman," katanya.

Selain itu, bantuan pangan untuk 3,3 juta warga Jawa Barat juga terus disalurkan, yang masing-masing penerima mendapatkan 30 kilogram beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

Yuliani menambahkan Bulog terus memperkuat manajemen logistik dan distribusi agar pasokan beras merata hingga ke wilayah pesisir dan perbatasan.

"Kami menjaga agar seluruh titik suplai prioritas tetap aman, sehingga ketahanan pangan daerah dan nasional terjaga," ujarnya.

Ia berharap kondisi cadangan yang memadai ini dapat menjaga stabilitas pasar menjelang libur akhir tahun serta mengamankan kebutuhan masyarakat hingga memasuki panen raya berikutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Luar Negeri
Rusia Tuduh NATO Ingin Jadi...

PSS Sleman Kini Lebih Siap Mengarungi Liga Super

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Kini Lebih Siap ...
Daerah
Rencana pembongkaran teras ...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.