Keracunan, Jangan Panik Cari 5 Bahan Alami Ini
📅 Selasa, 03 Feb 2026, 16:57 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/Getty Images
KERACUNAN makanan bisa terjadi karena kontaminasi virus, parasit, atau bahan kimia pada makanan akibat proses penyiapan, pengolahan, dan penyimpanan yang tidak memenuhi standar kesehatan.
Selain cairan seperti oralit, beberapa bahan alami seperti air kelapa, jahe, bunga chamomile, daun pepermin, adas, yoghurt, dan pisang bisa membantu meredakan gejala keracunan makanan. Dikutip dari Antara berikut bahan alami yang dapat redakan keracunan makanan:
1. Air kelapa
Air kelapa hijau atau kelapa muda mengandung garam alami dan mineral seperti kalium dan potasium yang dibutuhkan tubuh ketika mengalami dehidrasi.
Guna mencegah dehidrasi, orang yang keracunan makanan setiap habis mencret atau muntah dapat diberi air kelapa satu cangkir atau gelas.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Rebusan jahe
Jahe sebagai salah satu herba yang efektif digunakan untuk membantu meredakan mual dan muntah. Minum air rebusan jahe bisa membantu meredakan mual maupun muntah.
Air jahe bisa dibuat dengan merebus sekitar 10 gram jahe segar yang sudah diiris-iris bersama 250 sampai 300 ml air sampai mendidih.
Sebaiknya Anda baca juga:
Air rebusan jahe dapat diminum sampai empat cangkir atau gelas dalam sehari.
3. Bunga chamomile dan daun pepermin
Seduhan teh bunga chamomile atau daun pepermin juga bisa membantu meredakan gejala keracunan makanan. Selain minum dalam bentuk teh, daun mint yang telah dibersihkan juga bisa langsung dikonsumsi.
4. Air rebusan adas
Air rebusan adas bisa diminum untuk meredakan sakit perut atau kram perut akibat keracunan makanan. Air rebusan jintan putih atau ketumbar juga bisa diminum untuk meredakan sakit perut.
5. Yoghurt dan pisang
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!