Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Garut Pantau Daerah Pesisir untuk Cek Dampak Gempa Pangandaran

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 08:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Garut Pantau Daerah Pesisir untuk Cek Dampak Gempa Pangandaran Doc: ANTARA
Ket. Arsip Foto - Kepala Pelaksana BPBD Garut, Aah Anwar Saefuloh.

GARUT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat memantau daerah, terutama pesisir pantai untuk mendeteksi kemungkinan dampak dan kerusakan setelah gempa bermagnitudo 5,3 yang berpusat di Kabupaten Pangandaran, Rabu (05/8) malam.

Kepala Pelaksana BPBD Garut, Aah Anwar Saefuloh, mengatakan pihaknya sudah menginstruksikan seluruh jajaran BPBD, maupun kecamatan dan desa/kelurahan untuk mengecek wilayah masing-masing untuk mengetahui potensi dampak dari guncangan gempa tersebut.

"Iya melakukan pemantauan menindaklanjuti informasi gempa bumi berdasarkan rilis BMKG dengan magnitudo 5,3," katanya saat dikonfirmasi di Garut, Kamis (06/8).

Ia menuturkan berdasarkan informasi BMKG, gempa bermagnitudo 5,3 berpusat di 79 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 18 km.

Gempa tersebut, kata dia, cukup dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Garut, sehingga pihaknya langsung memantau potensi dampak dan kerusakan.

Anwar meminta seluruh jajaran untuk segera melaporkan apabila ada kerusakan bangunan, korban jiwa, maupun kondisi lainnya akibat bencana gempa bumi tersebut.

"Informasikan apabila terdapat dampak di wilayah masing-masing, seperti kerusakan bangunan, korban jiwa, maupun kondisi lain yang berkaitan dengan kejadian gempa," katanya.

Sejumlah warga di wilayah perkotaan Garut merasakan guncangan gempa bumi Pangandaran cukup kuat, bahkan secara spontan berlarian keluar bangunan.

"Saya sedang duduk di ruang tamu, tiba-tiba goyang, ternyata gempa, saat itu langsung keluar," kata Agus (55), salah seorang warga Jalan Cimanuk, Kecamatan Garut Kota.

BMKG merilis gempa magnitudo 5,3 pada 5 Agustus 2026 pukul 21.55 WIB berlokasi 8.12 LS, 107.91 BT atau 79 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 18 kilometer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Ratas Pendidikan Gratis

1 jam lalu | Ones

Nasional
Ratas Pendidikan Gratis
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.