Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dishub DKI: Puncak Arus Mudik Lebaran di Jakarta Diprediksi 18 Maret

📅 Senin, 16 Mar 2026, 09:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dishub DKI: Puncak Arus Mudik Lebaran di Jakarta Diprediksi 18 Maret Doc: Pemprov DKI
Ket. Pemprov DKI menyiapkan tiga terminal utama dan tiga terminal bantuan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Idulfitri.

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada tanggal 18 Maret 2026. Sejumlah terminal telah disiapkan untuk menghadapi masa angkutan Lebaran.

Kepala Unit Pengelola Terminal Angkutan Jalan (UPTAJ) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Zulkifli mengatakan, masa angkutan Lebaran tahun ini berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026. Ia menyebut, terdapat dua puncak arus mudik dan dua puncak arus balik pada periode tersebut.

Puncak arus mudik pertama diperkirakan terjadi pada 13 Maret 2026 yang bertepatan dengan awal libur sekolah. Sementara puncak arus mudik kedua diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026 yang didominasi oleh pekerja, aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, maupun karyawan swasta.

“Untuk puncak mudik pertama tanggal 13 Maret karena sudah mulai libur sekolah. Kemudian puncak kedua tanggal 18 Maret yang biasanya diisi oleh para pekerja,” ungkapnya.

Sementara arus balik diperkirakan terbagi menjadi dua tahap. Puncak arus balik pertama diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026, sementara puncak kedua pada 28 Maret 2026.

Menurut Zulkifli, pembagian puncak arus balik tersebut disebabkan adanya perbedaan jadwal kembali antara pekerja dan pelajar.

“Untuk tanggal 24 Maret biasanya para pegawai sudah mulai kembali bekerja. Sedangkan tanggal 28 atau 29 biasanya para pelajar yang kembali karena posko angkutan Lebaran ditutup pada 29 Maret,” katanya.

Ia mengatakan, pembagian arus mudik dan arus balik menjadi dua tahap juga berdampak pada pola pelayanan di terminal. Masa layanan menjadi lebih panjang karena terdapat dua periode puncak perjalanan.

Namun demikian, pembagian waktu tersebut merupakan salah satu strategi untuk mengurangi penumpukan penumpang di terminal dan memastikan pelayanan angkutan Lebaran berjalan lebih lancar.

“Strategi ini diharapkan mampu mengurai kepadatan pemudik sehingga tidak terpusat pada satu hari tertentu. Bayangkan jika itu dilakukan atau antara anak sekolah dan para pekerja disamakan maka akan lebih membludak lagi, akan jauh lebih padat,” jelasnya.

Zulkifli mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tiga terminal utama dan tiga terminal bantuan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Idulfitri.

Adapun terminal utama yang disiapkan yakni, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, dan Terminal Tanjung Priok. Sementara, tiga terminal bantuan berada di Terminal Lebak Bulus, Terminal Muara Angke, dan Terminal Grogol.

Ia menjelaskan, sebenarnya terdapat tujuh terminal utama di Jakarta. Namun, dari jumlah tersebut hanya enam terminal yang berada dalam kewenangan UPTAJ. Adapun Terminal Terpadu Pulogebang memiliki pengelolaan tersendiri sehingga tidak masuk dalam kewenangan UPTAJ.

“Untuk tahun 2026 ada tiga terminal utama dan tiga terminal bantuan. Terminal bantuan ini disiapkan apabila terminal utama mengalami kepadatan penumpang,” tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

4 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.