Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meningkatkan Kemampuan Petugas KB dalam Pencegahan Stunting

📅 Selasa, 21 Okt 2025, 23:15 WIB | Oleh:
Meningkatkan Kemampuan Petugas KB dalam Pencegahan Stunting Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa (tengah).

Gorontalo - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Gorontalo meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dalam pelayanan keluarga berencana (KB) dan kesehatan reproduksi calon pengantin (catin) untuk pencegahan stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa di Gorontalo, Selasa mengatakan hal itu bertujuan untuk memperkuat kapasitas petugas dalam memberikan layanan KB dan kesehatan reproduksi yang berkualitas, berkelanjutan, serta berorientasi pada upaya pencegahan stunting di daerah.

"Tenaga kesehatan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelayanan KB serta pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin," ucap Anang.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya komprehensif dalam menurunkan angka kematian ibu, kehamilan berisiko tinggi dan prevalensi stunting di Provinsi Gorontalo.

"Keluarga berkualitas adalah keluarga yang sehat, maju, mandiri, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Melalui peningkatan kapasitas ini, kami berharap para bidan dan tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan kontrasepsi terkini dan pemeriksaan kesehatan sesuai standar bagi calon pengantin," ujar dr. Anang.

Ia menjelaskan, pelayanan KB berbasis hak dan berorientasi pada kesehatan reproduksi menjadi kunci untuk mencegah kehamilan tidak diinginkan dan mengurangi risiko kehamilan “4 Terlalu” yaitu terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat jaraknya, dan terlalu banyak.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam mendukung program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi yang berkesinambungan.

Dengan adanya kegiatan itu, diharapkan tenaga kesehatan di Provinsi Gorontalo semakin siap dalam memberikan pelayanan prima bagi calon pengantin, serta berkontribusi aktif dalam upaya penurunan angka stunting menuju terwujudnya keluarga sehat dan berkualitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.