Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Andalkan 3 Instalasi Pengolahan Air, Pemkab Penajam Paser Utara Targetkan Layanan Air Bersih Sepaku Capai 100 Persen

📅 Senin, 02 Feb 2026, 17:55 WIB | Oleh:
Andalkan 3 Instalasi Pengolahan Air, Pemkab Penajam Paser Utara Targetkan Layanan Air Bersih Sepaku Capai 100 Persen Doc: antara foto
Ket. Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor, Senin (2/2).

PENAJAM PASER UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menargetkan layanan air bersih di Kecamatan Sepaku dan masuk wilayah Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) mencapai 100 persen dengan tiga instalasi pengolahan air (Water Treatment Plant/WTP) di wilayah setempat.

"Warga Kecamatan Sepaku yang baru terlayani air bersih sekitar 22 persen," ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor, Senin (2/2), ketika ditanya cakupan layanan air bersih di Penajam.

Sebanyak 15 desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Sepaku saat ini baru empat desa yang mendapatkan layanan air bersih, 11 desa dan kelurahan lainnya belum terlayani air bersih terkendala jaringan pipa distribusi air bersih.

Pemerintah pusat, kata dia, diharapkan membantu dalam pembangunan infrastruktur jaringan pipa distribusi air bersih di Kecamatan Sepaku, yang ditetapkan masuk wilayah IKN tersebut.

Pihaknya sudah mengajukan bantuan pemasangan jaringan pipa distribusi air bersih kepada Otorita IKN dan berharap usulan tersebut dapat direalisasikan di tahun ini.

"Sehingga tiga WTP yang ada di wilayah Kecamatan Sepaku yang ada saat ini bisa menyalurkan air bersih kepada seluruh warga di wilayah itu," tambahnya.

Saat ini ada tiga instalasi pengolahan air di wilayah Kecamatan Sepaku, antara lain WTP Unit Sepaku berkapasitas 30 liter per detik di Desa Tengin Baru yang dikelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kemudian instalasi pengolahan air dengan kapasitas 50 liter per detik yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada 2024 di kawasan pengambil air (intake) Sungai Telake Sepaku.

"WTP itu dihibahkan kepada pemerintah kabupaten untuk dikelola Perumda Air Minum Danum Taka," jelasnya.

Kementerian PU juga membangun instalasi pengolahan air kapasitas 300 liter per detik di lokasi yang sama, yakni di kawasan intake Sungai Telake Sepaku, yang saat ini masih dikelola pemerintah pusat.

Dengan ketiga WTP tersebut, kata dia, pada tahun ini dapat menambah luas cakupan layanan air bersih kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Sepaku, serta dapat melayani kebutuhan air bersih gedung perkantoran di IKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
  • Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian
    Preview komentar:
    Bukannya Vivo & BP 92 udah 16.130 dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.