Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Hari Ini Melawan Arus di Tengah Tekanan Bursa Asia, Akhir Pekan Menghijau

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 20:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Melawan Arus di Tengah Tekanan Bursa Asia, Akhir Pekan Menghijau Doc: ANTARA/ Dhemas Reviyanto
Ket. Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham atau IHSG di Bursa Efek Indonsia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jelang akhir pekan mencerminkan ketahanan pasar domestik di tengah pelemahan mayoritas bursa Asia.

Pergerakan ini didorong oleh aksi beli selektif investor pada saham-saham berfundamental kuat, seiring ekspektasi stabilitas kebijakan ekonomi dalam negeri.

Di sisi lain, pelemahan regional yang dipicu sentimen global tidak sepenuhnya menular ke pasar Indonesia, menunjukkan adanya persepsi positif terhadap prospek ekonomi domestik meski volatilitas eksternal masih membayangi.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (30/1) sore ditutup menguat 97,41 poin atau 1,18 persen ke posisi 8.329,61 di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 20,52 poin atau 2,52 persen ke posisi 833,53.

“IHSG rebound setelah kisruh Morgan Stanley Capital International (MSCI), tetapi pelaku pasar masih belum yakin dan mengambil sikap wait and see,” ujar Fixed Income and Macro Strategis PT Mega Capital Indonesia Lionel Priyadi saat dihubungi di Jakarta.

Lionel mengatakan investor akan mengambil sikap berhati-hati, bahkan investor asing masih akan condong bearish hingga ada lampu hijau dari MSCI menjelang bulan Mei 2026.

Merespon pengumuman MSCI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI akan menerbitkan revisi aturan batas minimal saham publik atau free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen pada Februari 2026, yang berlaku bagi emiten baru maupun yang sudah tercatat.

Apabila emiten tidak dapat memenuhi aturan itu, maka akan diberikan exit policy, namun saat ini belum dipastikan exit policy apa yang akan diterapkan.

BEI dan Self–Regulatory Organization (SRO) juga akan menyesuaikan dan menyampaikan proposal sesuai dengan yang dibutuhkan MSCI terkait permintaan transparansi free float saham di Indonesia.

Selain itu, OJK mengungkapkan pemerintah akan segera menerbitkan peraturan terkait demutualisasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dan ditargetkan terbit pada kuartal I tahun 2026.

Pada pagi hari ini, Jumat (30/01), di tengah situasi penuh tekanan, Direktur Utama (Dirut) BEI Iman Rachman resmi mengundurkan diri dari jabatannya, sebuah keputusan yang langsung menjadi sorotan pelaku pasar.

OJK menyatakan BEI akan segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Dirut BEI, yang akan dipilih dari jajaran direksi BEI yang tengah menjabat saat ini (existing).

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Mengolah Sampah Daun Kering...
Luar Negeri
Ekuador Makin Kacau, Status...
Luar Negeri
Filipina Gelontorkan 362 Ju...
Ekonomi
Jaga Daya Beli Masyarakat, ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.