Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRI Life Jalankan Program Pencegahan Stunting Berkelanjutan di Desa Cijaura

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 22:07 WIB | Oleh:
BRI Life Jalankan Program Pencegahan Stunting Berkelanjutan di Desa Cijaura Doc: BRI Life
Ket. Foto beberapa ibu dari anak penerima program pencegahan stunting balita melalui intervensi gizi di Desa Cijaura, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat baru-baru ini.

JAKARTA - Pemerintah terus mendorong berbagai upaya kolaboratif untuk menurunkan angka stunting secara berkelanjutan demi mencapai target jangka panjang. Penurunan angka tengket ini perlu kerja sama dengan berbagai pihak termasuk korporasi.

Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI)  2024 yang dirilis Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting nasional berhasil diturunkan menjadi 19,8%. Penurunan ini menunjukkan tren positif, turun dari 21,6% pada 2022 dan 21,5% pada 2023.

Data yang tercermin positif ini harapannya dapat membangkitkan dan menggencarkan beragam upaya, agar terus dilakukan pencegahan dan penurunan angka stunting. Hal ini menjadi fokus perhatian bersama, pasalnya, dampak stunting dapat memengaruhi pertumbuhan anak dalam jangka panjang.

Asuransi BRI Life menyadari pentingnya pencegahan stunting serta besarnya risiko dampak gangguan pertumbuhan pada kualitas hidup anak. Oleh karena itu, bekerja sama dengan Rumah Zakat, BRI Life melaksanakan program pencegahan stunting balita melalui intervensi gizi di Desa Cijaura, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat.

Implementasi program yang bersifat berkelanjutan ini meliputi edukasi dan pelatihan kelas bebas stunting, pemantauan tumbuh kembang anak secara intensif melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, serta skrining perkembangan dan status gizi anak.

Selain itu, BRI Life juga memberikan dukungan sarana berupa penyediaan dapur gizi guna menunjang kegiatan dalam produksi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal, serta dukungan gizi khusus untuk Baduta/balita kategori undernutrition melalui pemberian makanan tambahan setiap hari selama 6 (enam) bulan secara terukur dan termonitor, mulai bulan Februari sampai dengan Juli 2026.

Pejabat Eksekutif BRI Life Aestika Oryza Gunarto, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa sebagai upaya menekan angka stunting di Indonesia, BRI Life berupaya berkontribusi memberikan manfaat di bidang kesehatan khususnya bagi masyarakat Desa Cijaura, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat, dengan memberikan edukasi kesehatan, pemantauan perkembangan, serta asupan makanan bergizi selama 6 bulan bagi anak-anak di bawah usia 5 tahun dan Ibu Hamil.

”Program CSR ini merupakan bentuk kepedulian BRI Life bagi generasi penerus bangsa, sekaligus membantu pemerintah guna mencegah dan menurunkan angka prevalensi stunting serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainability and Development Goal’s atau SDG’s. Kami pastikan bantuan ini dapat tersalurkan kepada penerima dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Masyarakat,”  ujar Aestika melalui keterangannya pada hari Jumat (30/1).

Adapun faktor penyebab stunting di Indonesia antara lain pola asuh orang tua yang kurang baik, terutama dalam hal pemberian makan kepada anak (balita), adanya infeksi pada anak, keterbatasan akses terhadap makanan bergizi, rendahnya asupan vitamin dan mineral, serta konsumsi makanan ibu hamil yang tidak memenuhi standar kebutuhan gizi.

Kegiatan ini selain sebagai upaya pencegahan dan mengurangi angka stunting, juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan desa dan membantu dalam pemenuhan gizi serta mengurangi faktor penyebab stunting.

“Tentunya, kami sangat senang dan bangga karena dapat berkolaborasi bersama dengan pemerintahan desa setempat, untuk membantu mengentaskan angka stunting melalui penyuluhan, pemeriksaan hingga program yang akan kita monitor selama 6 bulan ke depan. Harapannya, kontribusi kecil kami ini dapat membawa kebaikan dan manfaat bagi banyak orang, khususnya dapat menurunkan angka stunting di Desa Cijaura,” papar aestika

Suparti, salah satu Ibu dari anak yang menerima manfaat menuturkan, bantuan ini sangat berarti bagi anak kami agar bisa tumbuh sehat. Oleh karena itu, dirinya mengucapkan terima kasih pada Asuransi BRI Life dalam upaya penanganan stunting di wilayahnya.

“Terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan, ini sungguh sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan gizi sehari-hari anak kami, terutama untuk susu anak dan makanan bergizi lainnya,” ujar Suparti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
UMKM

Kampus Jadi Ujung Tombak UMKM Berkelanjutan

51 menit yang lalu | Muchamad Ismail

Ekonomi
Kampus Jadi Ujung Tombak UM...
UMKM

Akses Pasar Seret, Pengembangan UMKM Tersendat

51 menit yang lalu | Muchamad Ismail

Ekonomi
Akses Pasar Seret, Pengemba...
Ekonomi
Regulasi Ojol Masuk Babak B...
Ekonomi
BI Tahan Bunga 5,75 Persen,...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.