Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan Berkomitmen Dorong Pertanian Jadi Pilar Energi Hijau Nasional

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 14:55 WIB | Oleh:
Mentan Berkomitmen Dorong Pertanian Jadi Pilar Energi Hijau Nasional  Doc: Humas Kementan

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan komitmennya mendorong sektor pertanian sebagai pilar utama pengembangan energi hijau nasional. Hal ini disampaikan usai dirinya dilantik sebagai anggota Dewan Energi Nasional (DEN) oleh Presiden Prabowo Subianto, Rabu (28/1).

Amran menyampaikan, potensi besar sektor pertanian harus dioptimalkan untuk mendukung ketahanan energi. Hal ini sekaligus untuk mempercepat transisi menuju energi terbarukan berbasis sumber daya lokal.

Insyaallah ke depan kita akan mengoptimalkan energi hijau dari sektor pertanian. Potensinya sangat besar, seperti dari ubi kayu atau singkong, kelapa sawit (CPO), tebu, dan berbagai komoditas lainnya,” ujar Amran dalam keterangannya.

Menurut dia, sebagai negara agraris, Indonesia memiliki modal kuat untuk menjadi pemain utama dalam pengembangan energi terbarukan berbasis biofuel. Komoditas pertanian tidak hanya mampu menopang kebutuhan energi nasional, tetapi juga mendorong kemandirian energi dan memperkuat perekonomian rakyat.

Amran menjelaskan, saat ini kelapa sawit dan tebu telah menjadi sumber utama biofuel nasional. Pemerintah akan mendorong singkong sebagai energi alternatif baru yang dinilai memiliki potensi sangat besar.

“Sawit dan tebu sudah berjalan. Selanjutnya, kita dorong singkong. Ini potensi besar kita,” kata dia.

Ia mengungkapkan, pemerintah terus memperkuat kebijakan mandatori biodiesel, termasuk implementasi B50, yang ditargetkan menekan impor solar secara signifikan. “Insyaallah, sesuai hasil koordinasi, tahun ini kita tidak impor lagi solar karena kita masuk ke B50,” ujar dia.

Dengan bergabungnya Amran dalam Dewan Energi Nasional, diharapkan sinergi antara sektor pertanian dan sektor energi semakin solid. Khususnya dalam mendorong terwujudnya transisi energi yang berkelanjutan.

Kementan akan memperkuat program hilirisasi, pengembangan komoditas energi. Kementan juga akan melakukan perluasan budidaya tanaman penghasil biofuel yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Langkah tersebut diyakini mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi petani, meningkatkan daya saing nasional. Hal ini sekaligus mendukung target Indonesia menuju kedaulatan energi dan pembangunan hijau yang berkelanjutan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Xavi Hernandez Resmi Jadi P...
Nasional
KPK Segera Dalami Dugaan Ko...
Megapolitan
Polres Bekasi Kota Berhasil...

Pemkot Bandung dan PNM Dukung UMKM Perempuan

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung dan PNM Duku...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Dirut Telkom Dikabarkan Penuhi Panggilan SEC dalam Bayang-Bayang Dugaan Fraud Rp5 Triliun

Dirut Telkom Dikabarkan Penuhi Panggilan SEC dalam Bayang-Bayang Dugaan Fraud Rp5 Triliun

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.