Liga Champions: Borussia Dortmund vs Inter Milan, Duel Penentuan Tiket Delapan Besar
📅 Rabu, 28 Jan 2026, 08:56 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
DORTMUND, JERMAN - Borussia Dortmund dan Inter Milan akan saling berhadapan pada laga penentuan fase liga Liga Champions, Kamis (29/1) dini hari WIB, dengan kedua tim masih menjaga asa finis di delapan besar. Selisih satu poin memisahkan kedua mantan juara Eropa tersebut, dengan Inter sedikit lebih unggul dari tuan rumah Dortmund jelang matchday terakhir.
Meski sama-sama menelan kekalahan pada pekan lalu, Dortmund dan Inter praktis sudah berada di jalur aman menuju babak playoff. BVB saat ini mengoleksi 11 poin, tertinggal satu angka dari Nerazzurri yang datang ke Signal Iduna Park sebagai tim tamu.
Kekalahan 0-2 dari Tottenham Hotspur di London membuat peluang Dortmund lolos otomatis ke babak 16 besar semakin menipis. Hasil tersebut menempatkan pasukan Niko Kovac di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan satu laga tersisa. Untuk menghindari playoff, Dortmund membutuhkan serangkaian hasil dari laga lain yang berpihak kepada mereka, meski secara realistis, peluang terlempar dari 24 besar nyaris mustahil.
Tanpa tekanan ancaman eliminasi, raksasa Jerman itu diperkirakan tampil habis-habisan demi meraih kemenangan ke-100 mereka di kompetisi antarklub tertinggi Eropa. Musim ini, Dortmund menjadi salah satu tim paling menghibur di Liga Champions, dengan torehan 19 gol, hanya kalah produktif dari Arsenal, Bayern Munich, dan juara bertahan Paris Saint-Germain.
Setelah mencetak empat gol ke gawang Athletic Bilbao, Villarreal, dan Copenhagen, ketajaman lini depan BVB menjadi salah satu senjata utama. Meski performa tandang mereka tidak terlalu mencolok, rekor kandang tetap menjadi kekuatan utama. Dortmund hanya sekali kalah dalam 21 laga kandang terakhir di Liga Champions, menegaskan reputasi Signal Iduna Park sebagai benteng yang sulit ditembus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di kompetisi domestik, kemenangan 3-0 atas Union Berlin pada Sabtu lalu menjaga Dortmund tetap dalam rombongan pengejar Bayern Munich di Bundesliga. Meski terpaut delapan poin dari puncak klasemen, catatan hanya satu kekalahan dan 10 clean sheet musim ini menunjukkan stabilitas pertahanan yang dapat menjadi kunci menghadapi Inter yang dikenal produktif.
Inter Milan unggul dalam rekor pertemuan dengan dua kemenangan dari enam laga kontra Dortmund. Namun, kenangan pahit masih melekat dari kunjungan terakhir mereka ke Dortmund pada fase grup 2019, saat Nerazzurri menyia-nyiakan keunggulan dua gol dan kalah 2-3. Pada laga itu, Julian Brandt dan Lautaro Martinez sama-sama mencatatkan nama di papan skor—keduanya kembali berpeluang bertemu di laga tengah pekan ini.
Tim asuhan Cristian Chivu datang ke Jerman dengan catatan kurang ideal di Eropa, usai menelan tiga kekalahan beruntun di Liga Champions setelah sebelumnya memenangi empat laga awal. Kekalahan 1-3 dari Arsenal di San Siro pekan lalu membuat Inter turun ke peringkat ke-14, meski tiket playoff sudah aman di tangan dan peluang finis delapan besar masih terbuka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai finalis dua kali dalam tiga musim terakhir, dan peraih tiga gelar Liga Champions, Inter wajib meraih kemenangan sembari berharap tim-tim di atas mereka terpeleset. Di kompetisi domestik, Nerazzurri tampil meyakinkan. Kemenangan telak 6-2 atas Pisa membawa mereka unggul lima poin atas AC Milan dan sembilan poin dari Napoli dalam perburuan Scudetto.
Inter juga memegang rekor tandang terbaik di Serie A, dengan delapan kemenangan dan hanya kebobolan sembilan gol dari 10 laga tandang. Modal tersebut membuat mereka percaya diri, meski tetap mewaspadai kekuatan kandang Dortmund.
Dortmund tidak dapat memainkan Daniel Svensson yang harus menjalani skorsing akibat kartu merah saat melawan Tottenham. Ramy Bensebaini berpeluang kembali mengisi lini pertahanan. Niklas Süle dan Marcel Sabitzer masih dibekap cedera, sementara Aaron Anselmino telah kembali ke Chelsea dan Julian Duranville dipinjamkan ke Basel.
Julian Brandt, yang tak terkalahkan dalam 19 laga kandang Liga Champions bersama Dortmund, sebuah rekor klub, diprediksi tampil menopang Serhou Guirassy. Meski baru mencetak tiga gol di Eropa musim ini, Guirassy tetap memiliki rata-rata kontribusi gol lebih dari satu per jam dalam laga kandang Liga Champions.
Di kubu Inter, Manuel Akanji dan Henrikh Mkhitaryan akan kembali menghadapi mantan klub mereka. Namun, Mkhitaryan yang kini berusia 37 tahun tidak lagi menjadi starter pasti. Chivu masih kehilangan Hakan Calhanoglu dan Denzel Dumfries karena cedera, tetapi sejumlah pemain inti berpeluang kembali ke susunan utama.
Nicolo Barella, Federico Dimarco, Marcus Thuram, dan Akanji diperkirakan tampil sejak menit awal. Thuram sendiri tengah puasa gol dalam lima penampilan terakhirnya di Liga Champions, membuka peluang bagi Ange-Yoan Bonny atau Francesco Pio Esposito untuk mendampingi Lautaro Martinez, yang telah mencetak empat gol musim ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!