Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Layani Jamaah Haji, Petugas Halte Bus Shalawat Siaga 24 Jam

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 14:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Layani Jamaah Haji, Petugas Halte Bus Shalawat Siaga 24 Jam Doc: ANTARA
Ket. Jamaah calon haji menaiki bus Shalawat di Syisyah untuk menuju Masjidil Haram, di Makkah, Arab Saudi, Jumat (1/5/2026).

MAKKAH - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan kelancaran ibadah jamaah calon haji Indonesia dengan menyiagakan petugas halte bus Shalawat yang beroperasi 24 jam penuh untuk memfasilitasi mobilitas dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya.

Ahmad Hajri, mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir yang bertugas di Halte 3 Sektor 4 wilayah Syishah-Raudhah, menjelaskan kehadiran petugas sangat vital di lapangan.

Pasalnya, banyak jamaah calon haji yang masih kebingungan dengan sistem transportasi meskipun bus sudah dilengkapi penanda nomor rute.

"Banyak jamaah calon haji yang kesulitan berkomunikasi, bahkan sebatas untuk menghentikan busnya juga ragu. Oleh karena itu, kami hadir agar mereka bisa berangkat ke masjid tanpa kendala," kata Hajri di Makkah, Jumat.

Selain membantu kendala komunikasi dan membimbing jamaah calon haji saat naik-turun bus, petugas juga berperan krusial dalam memastikan jamaah turun di halte yang tepat agar tidak tersasar ke sektor lain. Jarak antarkloter dan antarhalte yang cukup jauh menjadi tantangan tersendiri.

Hajri mencontohkan kondisi di area tugasnya yang mencakup empat hotel dengan mayoritas jamaah calon haji asal Jawa Timur.

"Salah satu tugas utama kami adalah menghentikan bus yang datang dari masjid. Kalau jamaah telat turun, mereka bisa terbawa ke halte empat yang merupakan lokasi hotel jamaah asal Lombok. Itulah mengapa peran penjaga halte di sini sangat signifikan untuk melindungi jamaah," ujar pemuda asal Provinsi Jambi tersebut.

Bus-bus Shalawat telah dilengkapi stiker nomor berdasarkan rute layanan masing-masing. Secara keseluruhan, petugas telah mengatur 23 rute yang tersebar di 10 sektor pada lima wilayah utama di Makkah yaitu Syishah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, dan Aziziyah.

Di setiap rute terdapat titik halte pemberhentian yang dijaga secara intensif oleh petugas transportasi. Mereka bekerja dalam sistem sift selama 12 jam untuk memastikan jamaah calon haji mendapatkan pendampingan penuh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.