Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teater Koma Kembali Pentaskan Lakon 'Rumah Sakit Jiwa' Setelah 35 Tahun

📅 Sabtu, 11 Jul 2026, 08:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Teater Koma Kembali Pentaskan Lakon 'Rumah Sakit Jiwa' Setelah 35 Tahun Doc: ANTARA
Ket. Teater Koma berkolaborasi dengan Bakti Budaya Djarum Foundation akan mementaskan lakon “Rumah Sakit Jiwa”, saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

JAKARTA - Teater Koma akan menghadirkan kembali lakon “Rumah Sakit Jiwa” karya N. Riantiarno usai 35 tahun sejak pertama kali dipentaskan.

Sutradara lakon “Rumah Sakit Jiwa” Rangga Riantiarno menilai relevansi yang dibawa pada lakon yang pertama kali dipentaskan pada tahun 1991 itu kembali dipentaskan tahun ini sangat menarik karena memperlihatkan bagaimana perubahan dunia dapat memengaruhi kondisi psikologis manusia.

“Dulu belum ada internet, tapi isi naskah ini bagaimana serangan-serangan dari dunia itu mempengaruhi keadaan psikis manusia, bisa membikin orang jadi masuk rumah sakit jiwa. Sekarang dengan begitu banyaknya di dunia maya, nyata sudah ada AI, orang bertanya-tanya ini nyata mana. Ketika dirunut lagi wah zaman sekarang nih justru makin parah ya bukan makin baik,” kata Rangga Riantiarno, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (10/7).

Rangga mengatakan para pemain baik yang terlibat lakon itu pada 1991 hingga pendatang baru mengikuti observasi ke rumah sakit jiwa atau panti penitipan orang yang mengidap kelainan untuk mendukung imajinasi para pemain.

“Jadi sangat membantu buat saya menyutradarai karena teman-teman pasti punya 'aku ngambil model yang kayak gini Mas, gimana?' Terus dihadirkan disatukan jadi di panggung nanti akan ada sekitar 15-16 pasien dalam satu adegan. Jadi enggak mungkin semuanya sama kan berarti,” tutur dia.

Selain pendalaman karakter, identitas visual setiap tokoh juga menjadi perhatian dalam pementasan ini. Perancang busana Samuel Wattimena dan Rima Ananda merancang kostum yang tidak hanya merepresentasikan profesi para tokoh, tetapi juga membantu mempertegas karakter, dinamika psikologis, dan perjalanan masing-masing tokoh di atas panggung.

“Pendekatan kita tidak pada kostum rumah sakit ya, tapi pada kostum rumah sakit jiwa. Jadi kejiwaannya yang kemudian coba saya ekspresikan di sini,” ujar perancang busana Samuel Wattimena.

Rumah Sakit Jiwa berkisah tentang Rogusta, seorang dokter baru di sebuah rumah sakit jiwa yang dipimpin Profesor Sidarita. Berbekal keyakinan bahwa pendekatan yang penuh persahabatan mampu membantu proses penyembuhan pasien, Rogusta mulai menerapkan metode yang perlahan mengubah kehidupan di rumah sakit tersebut.

Namun, perubahan itu justru memicu konflik dengan sistem yang telah lama berjalan dan mereka yang merasa posisinya terancam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.