Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Fotografer Ini Memilih Menyelamatkan Kamera Leica $6,000-nya saat Dibanting ke Tanah oleh Agen Imigrasi ICE

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 16:53 WIB | Oleh:

“Saya tidak tahu apakah ada yang mencuri atau apakah seseorang menyimpannya untuk saya,” kata Abernathy tentang kamera dan ponselnya. Awalnya, dia tidak tahu siapa yang mungkin memiliki barang-barangnya, apakah itu agen ICE atau fotografer yang dia lempari kameranya.

Untungnya, Pierre Lavie memiliki telepon dan kamera, dan Dittmer berhasil mengabadikan momen pertemuan penting itu. Abernathy dan Lavie dengan cepat akrab dan "sekarang saling mengenal dengan sangat baik," seperti yang dikatakan Abernathy.

Selain istri Abernathy yang melacak ponsel John, putrinya juga memainkan peran penting dalam cerita ini. Putri Abernathy, Pieper Lynn , mengelola akun media sosial ayahnya, sebuah tugas yang sangat berat saat ini, dan telah menyatakan kebanggaan yang besar atas pekerjaan ayahnya.

“Ayahku adalah orang yang melempar kamera Leica-nya agar kebenaran tetap hidup,” tulisnya di Instagram . “ICE menangkapnya, menyemprotkan gas air mata, menembaknya dengan peluru karet, menyemprotkan semprotan merica langsung ke matanya, dan menahannya di Gedung Federal Whipple pada 15 Januari. Fotografer & jurnalis tidak boleh diperlakukan sebagai ancaman karena mendokumentasikan apa yang mereka saksikan.”

Komitmen John Abernathy untuk mendokumentasikan kebenaran, apa pun risikonya, telah menginspirasi banyak orang, begitu pula foto-foto luar biasa Pierre Lavie tentang momen ketika Abernathy melempar kamera Leica-nya dan dilumpuhkan di tanah lalu dikelilingi oleh agen ICE. Setelah dilumpuhkan, ditahan, dan disemprot gas air mata di jalanan Minneapolis, Abernathy tidak membuang waktu untuk kembali mengambil foto. Dia telah berada di lapangan sejak saat itu, mengambil lebih banyak gambar dengan kamera Leica-nya yang kini legendaris, dan tidak berencana untuk berhenti.

“Ini hanya saya sendiri di luar sana, mengambil foto tanpa dukungan dari surat kabar atau agensi,” kata Abernathy kepada PetaPixel . “Hanya mencoba menyampaikan cerita sebaik mungkin.”

“Dunia perlu melihat apa yang terjadi di sini,” kata Abernathy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Kabel Optik Hambat Saluran ...
Ekonomi
Kemenhub Dorong Pajak 0% Su...
Luar Negeri
AS Pertimbangkan Alihkan As...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali

Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.