Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sirine Pintu Air 10 Cisadane Menggema di Tangerang, Status Masih Siaga 3

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 17:20 WIB | Oleh:
Sirine Pintu Air 10 Cisadane Menggema di Tangerang, Status Masih Siaga 3 Doc: Pemerintah Kota Tangerang
Ket. Sirine Pintu Air 10 Cisadane terdengar kencang pada Jumat (23/1/2026) menyusul kenaikan signifikan debit air Sungai Cisadane.

JAKARTA - Sirine Pintu Air 10 Cisadane terdengar kencang pada Jumat (23/1/2026) menyusul kenaikan signifikan debit air Sungai Cisadane. Hujan deras yang turun sejak dini hari membuat suasana di sejumlah wilayah Kota Tangerang sempat diliputi kekhawatiran warga.

Berdasarkan pantauan di sekitar Pintu Air 10 Cisadane, permukaan air sungai terlihat meningkat dibandingkan kondisi normal. Namun, ketinggian air tersebut masih berada dalam kategori siaga 3 atau waspada dan belum masuk level darurat.

Di wilayah sekitar bantaran Sungai Cisadane, terutama permukiman yang berdekatan dengan pintu air, warga mulai meningkatkan kewaspadaan dengan memantau kondisi air secara mandiri. Aktivitas warga sempat melambat, terutama di area yang kerap terdampak luapan air saat hujan ekstrem.

Untuk kawasan Kota Tangerang bagian tengah yang dilintasi aliran Cisadane, kondisi lalu lintas dan aktivitas publik masih berjalan normal. Meski demikian, sejumlah warga memilih membatasi aktivitas di sekitar sungai sebagai langkah antisipasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menegaskan bahwa bunyi sirine merupakan bagian dari prosedur standar peringatan dini. Aktivasi sirine dilakukan karena hasil pengukuran menunjukkan ketinggian air telah masuk ambang SOP siaga 3.

"Sirine dibunyikan karena ketinggian air sudah naik dan masuk SOP siaga 3, sedangkan untuk teknis pengukuran ditangani oleh rekan-rekan dari Dinas PUPR. Ini masih tahap peringatan awal dan belum kondisi darurat," ujar Mahdiar, Jumat (23/1/2026).

Mahdiar menjelaskan, sistem peringatan di Pintu Air 10 Cisadane memiliki beberapa tahapan yang disesuaikan dengan debit air. Jika debit terus meningkat, sirine akan kembali dibunyikan untuk menandai status siaga yang lebih tinggi.

"Kalau air naik lagi, nanti ada sirine lanjutan untuk siaga 2 atau siaga 1. Jadi masyarakat perlu memahami bahwa ini murni informasi kewaspadaan," jelas Mahdiar.

Sementara itu, video rekaman suara sirine berdurasi sekitar 38 detik yang beredar di grup WhatsApp dan media sosial Instagram sempat memicu kepanikan warga. Beragam asumsi bermunculan, mulai dari kekhawatiran banjir besar hingga dugaan kondisi darurat.

BPBD Kota Tangerang pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta hanya mengikuti perkembangan resmi dari pemerintah daerah sembari tetap meningkatkan kewaspadaan selama hujan masih berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.