Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

573 Rumah di Kota Serang Terendam Banjir, Dua Bangunan Roboh

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 18:19 WIB | Oleh:
573 Rumah di Kota Serang Terendam Banjir, Dua Bangunan Roboh Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Sejumlah anak naik perauh karet ditengah banjir di Kroya Indah, Kasemen, Kota Serang, Banten, Minggu (8/3).

SERANG, BANTEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Banten, melaporkan sebanyak 573 rumah terendam banjir dan dua unit rumah mengalami kerusakan berat (roboh) akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut pada Minggu dini hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, di Serang, Minggu (8/3), menyebutkan bahwa bencana ini berdampak pada 573 KK atau sekitar 1.905 jiwa yang tersebar di beberapa kecamatan.

"Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kegagalan fungsi drainase dan luapan air sungai memicu banjir di delapan titik lokasi," kata Diat.

Berdasarkan data BPBD di wilayah terdampak banjir meliputi Kecamatan Serang, Kelurahan Lopang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kelurahan Banjar Agung, dan titik terparah berada di Kecamatan Kasemen, Kelurahan Kasunyatan dan Sawah Luhur.

Di Kecamatan Kasemen, tepatnya di Lingkungan Manggerong, ketinggian air sempat mencapai 100 sentimeter. Sementara di beberapa titik lainnya seperti Lingkungan Kroya Baru dan Kroya Indah Permai, air setinggi 30 sampai 50 sentimeter dilaporkan masih menggenangi pemukiman warga.

Selain banjir, cuaca ekstrem berupa angin kencang juga mengakibatkan dua rumah warga roboh. Insiden pertama menimpa rumah milik Aprizal di Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, dan insiden kedua menimpa rumah milik Muktar di Kelurahan Nyapah, Kecamatan Walantaka.

"Personel sudah kami turunkan ke lapangan untuk melakukan evakuasi korban, pendataan (assessment), serta menyiagakan peralatan di lokasi terdampak," tambah Diat.

BPBD mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di daerah rawan bencana dan pengguna jalan, untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem serta potensi pohon tumbang maupun tanah longsor. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.