Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Tangerang: Banjir Periuk Disebabkan Pendangkalan Kali Cirarab, Akan Dilakukan Normalisasi

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 17:52 WIB | Oleh:
Wali Kota Tangerang: Banjir Periuk Disebabkan Pendangkalan Kali Cirarab, Akan Dilakukan Normalisasi Doc: ANTARA/Putra M. Akbar
Ket. Petugas mengoperasikan mesin pompa portabel untuk mengalirkan air banjir ke Kali Ledug di Periuk, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (24/1).

TANGERANG - Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan pendangkalan di Kali Cirarab menjadi penyebab terjadinya banjir di sejumlah permukiman warga di wilayah Periuk.

"Pendangkalan di Kali Cirarab sangat luar biasa sekali. Hasil cek lapangan Dinas PUPR, dari lebar 15 meter, kini tersisa hanya tiga hingga delapan meter. Artinya perlu dilakukan upaya normalisasi," kata Wali Kota Sachrudin di Tangerang, Rabu (28/1).

Untuk normalisasi, lanjut Wali Kota, Gubernur Banten Andra Soni telah bersiap untuk melakukannya sebagai upaya antisipasi dan mitigasi banjir kembali.

Sehingga nantinya aliran di kali Ledug dan Cirarab kembali lancar dan tak melimpas ke pemukiman warga. Sedangkan beberapa tanggul yang alami kebocoran dan lainnya, telah ditangani oleh Dinas PUPR.

"Ini upaya kita mengatasi banjir di Periuk. Kendala lain yang menjadi penyebab banjir akan terus kita inventarisir. Kita juga ajak warga tak membuang sampah sembarangan," ujarnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Mahdiar mengatakan normalisasi Kali Cirarab adalah solusi untuk mengatasi banjir di Periuk yang merendam pemukiman warga seperti Total Persada.

Pendangkalan yang terjadi dan intensitas hujan yang lebat menyebabkan ketinggian air yang merendam pemukiman warga sangat tinggi di atas tiga meter.

Namun demikian, sejak awal pekan hingga kini ketinggian air terus menurun melalui upaya penyedotan dan juga volume air di Kali Cirarab yang berkurang.

Berdasarkan pemantauan terkini melalui sistem pemantauan realtime milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang menunjukkan ketinggian air di Kali Ledug telah menurun hingga hampir mencapai status normal.

"Petugas tetap kami siagakan hingga banjir surut total dan membantu warga juga melakukan pembersihan rumahnya," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.