Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Alat Pemindaian Digital Bantu Ungkap Surat Cinta dan Sketsa Baru di Dinding Situs Pompeii Kuno

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 00:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Alat Pemindaian Digital Bantu Ungkap Surat Cinta dan Sketsa Baru di Dinding Situs Pompeii Kuno Doc: AFP/Parco Archeologico di Pompei Press Office

POMPEII - Sebuah surat cinta, adegan pertarungan gladiator, rentetan hinaan dan pengakuan sehari-hari telah muncul di dinding di Pompeii, berkat teknologi pencitraan baru yang telah mengungkap hampir 80 prasasti yang sebelumnya tidak terlihat.

Kota Pompeii yang dulunya makmur dekat Napoli, terkubur dalam letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 Masehi, melestarikan bangunan, benda-benda, dan grafiti di bawah lapisan abu setebal beberapa meter.

Ditemukan kembali pada abad ke-18, situs ini sekarang menjadi salah satu situs arkeologi terpenting di dunia.

Penemuan terbaru ditemukan terukir di plester koridor panjang yang menghubungkan teater-teater Pompeii dengan Via Stabiana yang ramai di kota itu, yang pertama kali ditemukan lebih dari 230 tahun yang lalu.

Para peneliti menggunakan metode fotografi komputasional yang dikenal sebagai Reflectance Transformation Imaging (RTI) yang menangkap objek di bawah berbagai sudut pencahayaan untuk mengungkap goresan samar yang tak terlihat oleh mata telanjang setelah berabad-abad mengalami erosi.

Para arkeolog tidak mengharapkan penemuan baru di permukaan yang dianggap telah didokumentasikan secara menyeluruh, tetapi pekerjaan mereka mengidentifikasi sekitar 300 prasasti, termasuk 79 prasasti baru.

Proyek yang disebut "Bisikan Koridor" ini dikembangkan oleh para peneliti Louis Autin dan Eloïse Letellier-Taillefer dari Universitas Sorbonne di Paris dan Marie-Adeline Le Guennec dari Universitas Quebec, yang bekerja sama dengan pihak berwenang Pompeii.

"Teknologi ini adalah kunci yang membuka ruangan-ruangan baru di dunia kuno," kata Gabriel Zuchtriegel, direktur situs arkeologi yang luas tersebut, menambahkan bahwa lebih dari 10.000 prasasti yang diketahui di Pompeii membentuk warisan yang sangat besar dari dunia kuno.

Tim tersebut sedang mengembangkan platform 3D yang akan menggabungkan fotogrametri, data RTI, dan metadata epigrafis untuk memungkinkan visualisasi dan anotasi grafiti secara menyeluruh.

Contoh teks yang telah dikenal sebelumnya termasuk ucapan perpisahan yang tergesa-gesa kepada sang kekasih yaitu "Aku sedang terburu-buru. Selamat tinggal, Sava-ku, pastikan kau mencintaiku!".

Prasasti lain mencatat pengabdian Methe, seorang budak dari Atella, kepada kekasihnya Cresto, dengan permohonan untuk mendapatkan restu Venus, dewi cinta Romawi.

Di antara penemuan baru tersebut terdapat sketsa samar dua gladiator yang sedang bertarung dan awal dari sebuah pernyataan cintaberbunyi "Erato mencintai...". ils/CNA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.