Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SAR Tutup Operasi Setelah Temukan Pekerja Sawit Meninggal

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 16:25 WIB | Oleh:
SAR Tutup Operasi Setelah Temukan Pekerja Sawit Meninggal Doc: ANTARA/HO-Pos SAR Kutai Timur
Ket. Anggota SAR melakukan evakuasi korban tenggelam di Marangkayu, Kukar, Kaltim, Selasa (20/1).

Marangkayu, Kaltim -- Tim Search and Resque (SAR) menutup operasi pencarian seorang pekerja sawit di Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim setelah menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia akibat terjatuh dan tenggelam di Sungai Santan Ulu saat memanen sawit.

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Koordinator Pos SAR Kabupaten Kutai Timur Aries Setiawan di Marangkayu, Selasa.

Korban bernama M Rosaid Amar alias Edo (33), warga RT002, Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu.

Ia menjelaskan pada hari kedua operasi pencarian Selasa ini, tim SAR gabungan melaksanakan penyisiran sejak pukul 07.00 Wita. Korban ditemukan pada jarak sekitar 9 kilometer ke arah hilir sungai dari lokasi kejadian di perkebunan sawit.

Kronologi kejadian itu, Minggu (18/1), sekitar pukul 14.00 Wita, korban yang buruh panen sawit terjatuh ke sungai ketika sedang memindahkan buah sawit menggunakan seling gantung. Korban yang tidak bisa berenang kemudian tenggelam di sungai.

Laporan kejadian diterima SAR setempat pada Senin (19/1), pukul 05.40 Wita.

Dalam menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur menuju lokasi kejadian pada pukul 06.00 Wita dan tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 Wita.

"Pada hari pertama pelaksanaan operasi, Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur tiba di lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi dengan potensi SAR di lapangan. Selanjutnya, tim SAR gabungan melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan rubber boat, perahu warga, serta peralatan SAR air," katanya.

Hingga pukul 17.00 Wita, hasil pencarian oleh tim SAR gabungan dinyatakan nihil. Selanjutnya, tim mendirikan posko sementara di rumah warga yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian, sedangkan pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Selasa ini.

"Hari kedua ini, tim SAR melakukan penyisiran bersama potensi SAR dan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, sehingga dengan ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan ditutup dan selanjutnya dilanjutkan dengan kesiapsiagaan di posko masing-masing," ujarnya.

Tim SAR gabungan yang membantu pencarian, berasal dari Polsek Marangkayu, Koramil Marangkayu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Disdamkarmatan Kukar, tim Kecamatan Marangkayu, keluarga korban, warga Desa Santan Ulu, Santan Tengah, dan Santan Hilir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.