Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiang Monorel Terbengkalai di Senayan, Mensesneg Sebut Masih Evaluasi

📅 Senin, 19 Jan 2026, 19:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiang Monorel Terbengkalai di Senayan, Mensesneg Sebut Masih Evaluasi Doc: Antara
Ket. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Jadi menyampaikan keterangan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/1).

Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan keberadaan tiang monorel yang terbengkalai di kawasan Senayan, Jakarta, saat ini masih dalam tahap evaluasi sebelum diputuskan untuk dibongkar.

Hal itu disampaikannya merespons sikap Pemprov DKI yang urung membongkar tiang monorel di Senayan karena kewenangannya berada di Sekretariat Negara (Setneg).

"Kebetulan minggu yang lalu kami berkoordinasi memang betul dari sisi kawasan Senayan adalah bagian dari Kementerian Sekretariat Negara, memang betul," kata Mensesneg di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/1).

Prasetyo mengatakan Setneg akan mengevaluasi keberadaan tiang monorel di kawasan Senayan, Jakarta, setelah proyek pembongkaran di Kuningan, Jakarta Selatan, rampung.

Dikatakan Prasetyo, evaluasi itu dilakukan untuk menentukan langkah lanjutan terhadap proyek monorel yang terbengkalai tersebut.

"Tapi memang kita belum sampai kepada keputusan untuk melakukan pembongkaran terhadap tiang monorel di area kawasan Senayan. Nanti kami mohon waktu segera kami koordinasikan setelah proses di Kuningan selesai, kita evaluasi hasilnya seperti apa," ujarnya.

Pembongkaran tiang monorel di Jakarta mulai dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pembongkaran tahap awal diprioritaskan di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Sementara itu, untuk kawasan Senayan, Pemprov DKI memilih opsi pemanfaatan sebagian tiang monorel agar aset yang ada tetap memiliki nilai guna. Pramono menyebut tidak seluruh tiang di kawasan tersebut akan dibongkar.

“Kalau ini sudah berjalan dengan baik, yang di Senayan memang beberapa pasti akan kami bongkar, tetapi beberapa akan kami sisakan untuk videotron dan sebagainya, untuk reklame. Jadi harus dimanfaatkan,” kata Pramono di sela peninjauan pemotongan tiang monorel di Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1).

Menurut Pramono, pemanfaatan tiang monorel sebagai videotron dan media reklame dinilai lebih bermanfaat dibandingkan membongkar seluruhnya. Selain menghindari pemborosan, langkah tersebut juga diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi daerah.

Adapun, pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said telah dimulai sejak Rabu (14/1). Total terdapat 109 tiang monorel yang akan dipotong dan ditata ulang sebagai bagian dari penataan kawasan, dengan target penyelesaian pada September 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Sukses Jalani ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.