Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiang Monorel Dibongkar, Pemprov DKI Fokus Keselamatan dan Kurangi Macet di Kuningan

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 15:30 WIB | Oleh:
Tiang Monorel Dibongkar, Pemprov DKI Fokus Keselamatan dan Kurangi Macet di Kuningan Doc: Ichsan Satria/Koran Jakarta
Ket. Tiang monorel yang telah lama mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan segera dibongkar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pembongkaran 98 tiang ini dilakukan setelah hampir dua dekade proyek tersebut terhenti sejak tahun 2007.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menata ulang kawasan Kuningan dengan fokus utama pada keselamatan publik dan kelancaran mobilitas warga. Salah satu langkah krusial yang dilakukan adalah pembongkaran tiang monorail mangkrak yang selama bertahun-tahun dinilai membahayakan pengguna jalan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno menegaskan bahwa keberadaan tiang monorail yang tidak berfungsi telah lama menimbulkan risiko kecelakaan. Penataan kawasan ini diarahkan untuk menciptakan ruang kota yang lebih aman, tertib, dan ramah bagi semua pengguna jalan.

Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo menjelaskan, pembongkaran tiang monorail merupakan bagian dari penataan menyeluruh kawasan Kuningan. Selain pembongkaran, Pemprov juga akan memperbaiki jalan dan trotoar agar lebih aman dan nyaman bagi pejalan kaki maupun pengguna transportasi umum.

"Kawasan Kuningan memiliki intensitas lalu lintas tinggi dan menjadi simpul aktivitas ekonomi serta diplomasi. Jika masalah tiang monorail ini dibiarkan, dampaknya bisa terus merugikan keselamatan dan mobilitas warga," ujar Prastowo di Jakarta, Sabtu (10/1).

Ia menyebutkan, data menunjukkan adanya tingkat kecelakaan yang cukup signifikan akibat keberadaan tiang monorail yang tidak memenuhi standar keselamatan. Karena itu, langkah pembongkaran dinilai mendesak untuk meminimalkan potensi korban di kemudian hari.

Selain aspek keselamatan, penataan kawasan Kuningan juga ditujukan untuk mengurangi kemacetan. Pemprov DKI Jakarta memperkirakan, pembongkaran tiang monorail dan penataan ulang ruas jalan dapat mengurai kepadatan lalu lintas hingga sekitar 18 persen di kawasan tersebut.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda DKI Jakarta Afan Adriansyah menambahkan, pembongkaran dilakukan dengan tetap mengedepankan tertib hukum. Ia menegaskan bahwa secara teknis tiang-tiang monorail tersebut sudah tidak dapat difungsikan sebagai infrastruktur transportasi.

"Keberadaan tiang ini bukan hanya mengganggu estetika kota, tapi juga berisiko bagi keselamatan. Maka, penataan ulang menjadi kebutuhan mendesak," kata Afan.

Menurut Afan, dalam dokumen perencanaan transportasi dan tata ruang terbaru, monorail sudah tidak lagi masuk dalam rencana pengembangan transportasi Jakarta. Karena itu, mempertahankan struktur mangkrak justru akan menghambat upaya perbaikan kualitas ruang kota.

Pemprov DKI Jakarta juga memastikan proses pembongkaran dilakukan dengan koordinasi lintas lembaga, termasuk pendampingan aparat penegak hukum. Aset milik PT Adhi Karya yang dibongkar tetap akan diamankan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penataan Kuningan ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah Pemprov DKI Jakarta dalam membangun kota yang lebih manusiawi. Selain infrastruktur transportasi, pemerintah daerah juga terus mendorong perbaikan trotoar, ruang publik, dan utilitas kota agar lebih ramah bagi warga.

Dengan langkah ini, Pemprov DKI Jakarta berharap kawasan Kuningan tidak lagi dikenal sebagai simbol proyek mangkrak, melainkan sebagai kawasan perkotaan yang aman, lancar, dan nyaman. Pemerintah mengajak masyarakat untuk mendukung proses penataan demi Jakarta yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.