Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kuningan Gelontorkan Rp76 Miliar, Desa Diajak Mandiri Soal Pangan

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 17:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Kuningan Gelontorkan Rp76 Miliar, Desa Diajak Mandiri Soal Pangan Doc: ANTARA/ Fathnur Rohman.
Ket. Petani saat merawat lahan sawah di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mulai serius menguatkan ketahanan pangan dari level paling bawah, yakni desa.

Lewat alokasi anggaran sekitar Rp76 miliar, pemkab mendorong desa-desa mengelola program pangan secara mandiri melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Langkah ini bukan sekadar soal menanam dan memanen, tapi juga membangun sistem ekonomi desa yang lebih berkelanjutan.

BUMDes didorong menjadi motor pengelolaan—mulai dari produksi, pengolahan, hingga distribusi pangan—agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat setempat.

Dengan pola tersebut, ketahanan pangan tak lagi bergantung sepenuhnya pada pasokan luar daerah. Desa diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasarnya sendiri sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga.

Melalui dukungan anggaran yang cukup besar ini, Pemkab Kuningan ingin memastikan bahwa program pangan tidak berhenti sebagai proyek tahunan, melainkan tumbuh menjadi kekuatan ekonomi desa yang konsisten dan berdaya saing. Jika berjalan efektif, desa bukan hanya kuat secara pangan, tetapi juga lebih mandiri secara ekonomi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan Budi Alimudin mengatakan anggaran tersebut disalurkan dalam bentuk penyertaan modal untuk mendukung ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan lokal di tingkat desa.

“Pemerintah daerah mengalokasikan sekitar Rp76 miliar sebagai penyertaan modal BUMDes untuk program ketahanan pangan desa,” kata Budi di Kabupaten Kuningan, Minggu (18/1).

Sebaiknya Anda baca juga:

Menurut dia, penguatan ketahanan pangan itu menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

Di sisi lain, kata dia, pengelolaan program ketahanan pangan melalui BUMDes mulai menunjukkan dampak nyata di sejumlah desa.

Ia mencontohkan di Desa Jagarana, BUMDes mampu menyerap 487 tenaga kerja dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar Rp587 juta pada tahun berjalan.

“Kurang lebih 120 orang di Desa Jagara mengembalikan kartu PKH atau BPNT, dan pada awal tahun ini sudah ada 21 orang lagi yang melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Sedangkan di Desa Cirahayu, lanjut dia, pengelolaan unit usaha padi di lahan seluas dua akre (sekitar 8.093,7 meter persegi) menghasilkan pendapatan sekitar Rp196 juta dari modal awal Rp200 juta.

Selain melalui BUMDes, kata dia, pemerintah daerah juga memperkuat ekonomi desa dengan membentuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.