Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos
📅 Minggu, 23 Agu 2026, 22:30 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/TANG CHHIN SOTHY
PHNOM PENH - Regulator Telekomunikasi Kamboja (TRC) pada hari Sabtu (22/8) mendesak pengguna media sosial untuk lebih waspada terhadap skema penipuan yang melibatkan iklan dan penyediaan layanan perlindungan akun (anti-banned) dan halaman yang diklaim dengan imbalan biaya.
Menurut pernyataan TRC, beberapa individu telah menawarkan layanan "perlindungan akun" atau "perlindungan halaman" di media sosial, mengklaim bahwa mereka dapat menjamin akun atau halaman pengguna tidak akan dinonaktifkan, ditangguhkan, dihapus, atau hilang.
"TRC mengklarifikasi bahwa setiap klaim yang menjamin perlindungan akun atau halaman dengan imbalan biaya merupakan penyebaran informasi palsu," kata pernyataan tersebut. "Klaim semacam itu dapat mengandung unsur penipuan dan menimbulkan tanggung jawab hukum berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku."
Regulator tersebut menambahkan bahwa iklan yang menyesatkan itu bertujuan memanfaatkan ketakutan pengguna.
Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa penipu menggunakan modus tersebut untuk menguras uang atau menipu korban agar mengungkapkan data rahasia, termasuk nomor telepon, alamat surel, kata sandi, kode verifikasi sekali pakai (OTP) dan hak administrasi halaman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, TRC menegaskan bahwa penggunaan akun dan halaman media sosial harus mematuhi hukum dan peraturan Kamboja. Pengguna juga wajib menaati ketentuan layanan dan standar komunitas yang berlaku di masing-masing platform.
Oleh karena itu, membayar biaya kepada pihak ketiga tidak dapat menggantikan, mengecualikan, ataupun mengurangi salah satu dari kedua kewajiban tersebut, kata pernyataan itu. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!