Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 22:47 WIB | Oleh:
Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS Doc: Istimewa

OTTAWA - Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney pada Sabtu (22/8) menyampaikan sebuah pidato yang disiarkan televisi secara nasional untuk menjelaskan posisi Kanada setelah gagalnya perundingan dagang dengan Amerika Serikat (AS), seraya mengumumkan bahwa tarif balasan "dolar ganti dolar" senilai 20 miliar dollar AS akan diberlakukan Ottawa mulai 8 September terhadap barang-barang AS.

PM Kanada itu mengatakan tarif balasan tersebut akan mencakup berbagai sektor, termasuk produk susu, baja, peralatan rumah tangga, pulp dan kertas, serta elektronik.

AS dan Kanada gagal mencapai kesepakatan dagang pada Jumat (21/8). AS pun memberlakukan tarif 50 persen terhadap barang-barang Kanada senilai 20 miliar dollar AS pada Sabtu yang mulai berlaku tepat setelah tengah malam (pukul 11.00 WIB).

Menjelaskan mengapa negosiasi gagal pada menit-menit terakhir, Carney mengatakan bahwa meskipun kedua belah pihak sebelumnya pada pekan ini hampir mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan, pihak AS di menit-menit terakhir melakukan perubahan yang tidak adil, tidak ekonomis, dan mempertanyakan reliabilitas kesepakatan apa pun.

Pengabaian berulang kali oleh pihak AS terhadap perjanjian perdagangan bebas yang sudah ada, seperti Perjanjian Kanada-AS-Meksiko (CUSMA), mengirimkan sinyal buruk kepada perusahaan-perusahaan internasional dan "tentunya bukan kabar baik" untuk memperbarui perjanjian tersebut di masa depan, demikian Carney memperingatkan.

Keretakan itu terjadi ketika AS, Meksiko, dan Kanada sedang berupaya memperbarui CUSMA, perjanjian dagang yang dinegosiasikan oleh Trump pada masa jabatan pertamanya dan pernah dipuji-puji sebagai sebuah keberhasilan.

AS telah memulai perundingan formal dengan Meksiko untuk merevisi perjanjian tersebut, tetapi perundingan dengan Kanada belum dimulai.

CUSMA merupakan pakta perdagangan trilateral yang menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) ketika mulai berlaku pada 1 Juli 2020. Pada 1 Juli 2026, AS secara resmi menolak memperbarui perjanjian tersebut untuk jangka waktu 16 tahun berikutnya, yang memicu proses peninjauan tahunan hingga pakta itu berakhir pada 2036.

Ketika ditanya mengapa Kanada terlibat dalam sengketa dagang, Carney secara tegas mengatakan, "Karena kami diserang."

Carney menegaskan kembali keyakinannya pada ketahanan ekonomi Kanada, dengan menunjukkan bahwa Kanada saat ini menciptakan lapangan kerja empat kali lebih cepat daripada AS, dengan investasi asing langsung mencapai angka tertinggi dalam 20 tahun terakhir.

"Kanada menjadi lebih kuat dan semakin kurang bergantung pada Amerika," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.