Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan Doc: Antara
Ket. Kondisi kebakaran di TPSA Ciniru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Minggu (23/8/2026).

Kuningan - Tim gabungan telah mengendalikan titik api di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Minggu dengan lokalisir area tersebut agar kebakaran tidak merambat ke lahan milik warga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Indra Bayu di Kuningan, Minggu, mengatakan api hingga saat ini masih berada di dalam kawasan TPSA, khususnya sektor tengah.

"Api terlokalisasi hanya di area TPSA sektor tengah, tidak ada yang sampai ke lahan warga," katanya.

Ia menjelaskan, petugas BPBD Kuningan melakukan pemadaman sekaligus pendinginan, untuk mengendalikan sejumlah titik yang masih mengeluarkan kepulan asap.

Penanganan tersebut, kata dia, dilakukan setelah personel mengikuti apel dan pengarahan sebelum memulai kegiatan pemadaman di lokasi.

Indra mengatakan beberapa titik kepulan asap masih terlihat di sektor tengah, sehingga petugas melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali api.

"Beberapa titik kepulan asap masih ada di sektor tengah dan sedang dilakukan pendinginan," ujarnya.

Pada Minggu, kata dia, cuaca di sekitar TPSA Ciniru terpantau cerah berawan dengan kecepatan angin 10,9 kilometer per jam dari arah selatan.

“Kondisi cuaca dan arah angin terus dipantau petugas selama proses penanganan untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan penyebaran api,” katanya.

Ia menuturkan sehari sebelumnya, pemadaman dilakukan oleh Unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan, sementara BPBD melaksanakan pendinginan dan pemantauan perkembangan titik api.

Berdasarkan pemantauan pada Sabtu, lanjut dia, jumlah titik api mulai berkurang setelah petugas melakukan pemadaman dan pendinginan di sektor tengah TPSA.

“Tim kesehatan dari Dinas Kesehatan, puskesmas, dan rumah sakit juga membuka layanan kesehatan sebagai bagian dari dukungan penanganan di lokasi,” katanya.

Indra mengatakan proses pemadaman dan pendinginan akan dilanjutkan pada Senin (24/8), untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi meluas.

"Penanganan pemadaman dan pendinginan akan dilaksanakan kembali pada Senin," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Ojhi Ojhi
Ojhi Ojhi
24 Aug 2026, 01:05 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ojhi Ojhi
Ojhi Ojhi
24 Aug 2026, 01:07 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ojhi Ojhi
Ojhi Ojhi
24 Aug 2026, 01:08 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

PSG Incar Celah Pertahanan Barcelona

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
PSG Incar Celah Pertahanan ...

Lumayan, Transportasi Jakarta Terbaik Nomor 15

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lumayan, Transportasi Jakar...
Megapolitan
Tangerang Perkuat Transpara...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.