Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sama-sama Baik untuk Jantung, Ini Perbedaan Nutrisi Salmon dan Ayam

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 20:06 WIB | Oleh:
Sama-sama Baik untuk Jantung, Ini Perbedaan Nutrisi Salmon dan Ayam Doc: ANTARA/Pamela Sakina
Ket. Hidangan Cured Salmon Bastourma, yang disajikan di restoran Al Nafoura, Hotel Le Meridien, Jakarta.

JAKARTA - Salmon dan ayam adalah sumber protein hewani tanpa lemak yang bergizi dan bermanfaat untuk pembentukan otot dan kesehatan jantung.

Namun, kedua sumber protein hewani ini ternyata memiliki kandungan nutrisi yang berbeda dan keduanya merupakan asupan gizi yang baik untuk menjaga diet seimbang, menurut siaran Health, Sabtu (10/1).

Salmon adalah salah satu sumber terbaik lemak tak jenuh ganda yang disebut asam lemak omega-3. Omega-3 seperti asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA) sangat penting untuk fungsi otak, kesehatan mata, dan kesehatan jantung.

Satu filet salmon Atlantik hasil budidaya seberat 3 ons mengandung sekitar 1,24 gram DHA dan 0,59 gram EPA. Salmon tangkapan liar mengandung lebih sedikit omega-3, namun, tetap merupakan sumber lemak sehat yang baik.

Mengonsumsi satu porsi salmon seberat 3 ons dapat membantu memenuhi asupan harian omega-3.

Menurut rekomendasi yang dikeluarkan oleh Asosiasi Jantung Amerika, mengonsumsi dua porsi ikan berlemak seperti salmon per minggu untuk mendapatkan cukup EPA dan DHA dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan kesehatan secara keseluruhan.

Salmon juga mengandung selenium atau mineral yang bermanfaat bagi fungsi kelenjar tiroid, memproduksi hormon, melindungi sel, dan mendukung kesehatan kekebalan tubuh. Kandungan selenium tidak sebanyak jumlah yang ada pada salmon.

Selenium pada salmon mengandung sekitar 75 persen dari nilai harian yang direkomendasikan dibandingkan dengan ayam yang hanya 50 persen. Kandungan lain yang terdapat dalam salmon yaitu vitamin D, antioksidan, dan kolin.

Salmon dan ayam sama-sama mengandung jumlah kolin yang serupa, nutrisi yang dibutuhkan untuk fungsi otak dan untuk perkembangan otak selama kehamilan. Namun, salmon menawarkan sedikit lebih banyak kolin daripada ayam.

Dada ayam seberat 3,5 ons mencakup hampir 15,5 persen dari nilai harian kolin. Satu porsi salmon Atlantik hasil budidaya menawarkan sekitar 16 persen dari nilai harian kolin.

Ayam mengandung lebih banyak protein dan lebih sedikit lemak daripada salmon. Satu porsi dada ayam tanpa tulang dan tanpa kulit seberat 3,5 ons atau sekitar 100 gram menawarkan sekitar 31 gram protein dan kurang dari 4 gram lemak total.

Dada ayam juga hanya mengandung sekitar 1 gram lemak jenuh. Mengonsumsi lebih sedikit lemak jenuh membantu menghindari kolesterol LDL atau yang dikenal dengan kolesterol jahat menjadi tinggi dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Namun, daging ayam yang bagiannya gelap seperti paha ayam dapat mengandung kadar lemak jenuh yang lebih tinggi.

Salmon memiliki kandungan protein sedikit lebih rendah dan lemak lebih tinggi daripada ayam, dengan 22 gram protein dan 12 gram lemak dalam porsi 3,5 ons.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Polres Bekasi Gelar Operasi Kejahatan Jalanan

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Polres Bekasi Gelar Operasi...
Olahraga
Couch Herdman Ajak Tim Teta...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.