Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kudus Tanam Padi 26.229 Hektare

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 21:50 WIB | Oleh:
Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Kudus Tanam Padi 26.229 Hektare Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Bupati Kudus Sam'ani Intakoris didampingi jajaran beserta sejumlah petani menanam tanaman padi dalam rangka "Gerakan Tanam Padi Serentak di 14 Provinsi".

KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyatakan komitmennya untuk menjaga ketahanan pangan nasional dengan memenuhi target luas areal tanam padi selama setahun seluas 26.229 hektare.

"Untuk mendukung swasembada pangan nasional dan memenuhi target luas areal tanam di Kudus, hari ini (23/4) melakukan 'Gerakan Tanam Padi Serentak di 14 Provinsi', termasuk di Kabupaten Kudus," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di Kudus, Rabu.

Dalam melakukan gerakan tanam padi serentak tersebut, di Kabupaten Kudus dipusatkan di Desa Kladen, Kecamatan Jekulo, Kudus.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris yang masih berpakaian adat Kudus turun langsung ke sawah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat setempat.

Menurut Sam'ani, tanam padi ini merupakan program Presiden Prabowo Subianto untuk tanam padi serentak di seluruh Indonesia. Harapannya, petani semakin berdaya dan bisa mencapai swasembada pangan secara merata.

"Kami juga mengapresiasi dukungan dari TNI dan Bulog yang selalu siap mengawal ketahanan pangan. Alhamdulillah Kudus saat ini sudah surplus berkat dukungan TNI dan lancarnya transaksi dengan Bulog," ujarnya.

Dalam rangka optimalisasi lahan pertanian dan luas tanaman padi karena ada beberapa lahan rawan banjir, pihaknya juga membuat program pinjam alat berat di Dinas PUPR secara gratis.

"Nanti biaya bahan bakar minyak (BBM) biar ditanggung pemerintah desa," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Didik Tri Pasetriyo menyebutkan luas lahan yang ditanami hari ini (23/4) mencapai 51 hektare.

"Hamparan ini mendukung swasembada pangan. Ini masuk musim tanam (MT) ke-2. Lahan pertanian terus bergeser dan bertambah luas setiap harinya," ujarnya.

Terkait dengan target luas tanam 26.229 hektare, kata dia, hingga saat ini sudah terealisasi 8.211 hektare dari target 5.191 hektare, belum termasuk tanam serempak seluas 51 hektare.

Untuk bulan Mei 2025 ditargetkan tanam padi seluas 2.961 hektare yang tersebar di sembilan kecamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.