Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Bogor dan Komunitas Vespa Tanam Pohon di R3 demi Jaga Lingkungan dan Kualitas Udara

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 15:17 WIB | Oleh:
Pemkot Bogor dan Komunitas Vespa Tanam Pohon di R3 demi Jaga Lingkungan dan Kualitas Udara Doc: kotabogor.go.id

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, bersama komunitas Vespa se-Jabodetabek pada Sabtu (10/1) melakukan penanaman pohon di Jalan Regional Ring Road (R3).

Penanaman pohon ini merupakan upaya berkelanjutan untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan, sekaligus meningkatkan kualitas udara.

Wali Kota Dedie Rachim menyampaikan bahwa perubahan iklim saat ini terjadi dengan sangat cepat. Oleh karena itu, untuk menyerap emisi karbon dan menghasilkan oksigen, diperlukan gerakan penanaman pohon di berbagai daerah, termasuk Kota Bogor, sebagai upaya menetralkan emisi karbon.

“Jadi ini juga sebagai tanggung jawab kita sebagai pengguna kendaraan yang menghasilkan atau mengeluarkan emisi gas buang. Kita implementasikan kepedulian terhadap lingkungan dengan melakukan penanaman pohon,” ujar dia.

Dalam mengurai kemacetan yang juga berdampak pada peningkatan emisi karbon, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melakukan berbagai upaya, di antaranya dengan menambah ruas jalan, termasuk penyelesaian jalur R3.

“Jalan ini merupakan salah satu jalur yang akan diselesaikan untuk mengurai kemacetan antara Ciawi hingga Cibinong. Ini jalurnya,” ucap dia.

Perwakilan Komunitas Vespa, Bambang, mengatakan bahwa kegiatan riding bersama ini merupakan agenda rutin tahunan yang pada tahun ini mengusung tema pelestarian lingkungan. Para pengendara menyadari bahwa aktivitas berkendara menghasilkan emisi.

“Sehingga kami juga ikut membantu dalam upaya memperbaiki lingkungan dan menyaring udara melalui kegiatan penghijauan,” ujar dia.

Wilayah Katulampa dipilih sebagai lokasi penanaman pohon dengan harapan air hujan yang turun dapat diserap oleh akar pohon, sehingga tidak langsung mengalir ke sungai yang bermuara ke Jakarta.

“Makanya kami juga mengundang teman-teman dari Jakarta, karena sekitar 80 persen peserta riding berasal dari Jakarta. Kita ajak mereka untuk berpartisipasi, karena sering kali ketika terjadi banjir, Bogor selalu disebut. Jadi kita ajak juga mereka untuk berkontribusi dalam mencegah banjir melalui penghijauan,” ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

35 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.