Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Studi: Aktivitas Kreatif Potensi Perlambat Penuaan Otak

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 13:22 WIB | Oleh:
Studi: Aktivitas Kreatif Potensi Perlambat Penuaan Otak Doc: ANTARA/FIKRI YUSUF
Ket. Seniman menampilkan tarian saat pembukaan Festival Pandawa 2025 di Pantai Pandawa, Badung, Bali, Kamis (25/12).

JAKARTA - Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan rutin dalam aktivitas kreatif seperti menari, membaca, hingga bermain gim video berpotensi membantu memperlambat penuaan otak terutama pada usia lanjut.

Peneliti dari SWPS University di Polandia menemukan bahwa aktivitas kreatif mendukung fungsi otak, juga berhubungan dengan usia otak yang lebih muda. Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications.

“Seiring populasi menua, semakin banyak orang yang mengalami penurunan kognitif dan demensia. Jika kita dapat mengidentifikasi aktivitas sehari-hari yang membantu otak tetap lebih ‘muda’, kita bisa menunda gangguan memori, perhatian, dan kemandirian,” kata psikolog dan Head of Center for Neurocognitive Research SWPS University, Aneta Brzezicka, kepada Medical News Today.

Penelitian ini menganalisis data kesehatan, termasuk pencitraan saraf, dari lebih dari 1.400 partisipan di 13 negara. Sebagian partisipan merupakan individu yang memiliki keahlian khusus dalam menari tango, bermusik, seni visual, dan permainan gim strategi.

Menurut Brzezicka, aktivitas kreatif menggabungkan berbagai unsur yang bermanfaat bagi otak. Aktivitas tersebut menuntut kemampuan kognitif, melibatkan emosi, sering bersifat sosial, serta membutuhkan koordinasi motorik halus.

Untuk mengukur usia otak, peneliti menggunakan model komputasi yang dikenal sebagai brain clock. Model ini memperkirakan usia otak berdasarkan pola aktivitas listrik otak yang direkam melalui Elektroensefalogram (EEG) dan Magnetoensefalografi (MEG).

Jika usia otak yang diprediksi lebih rendah dari usia kronologis, hal itu menunjukkan proses penuaan otak yang lebih lambat. Selisih antara usia otak dan usia sebenarnya disebut sebagai brain age gap.

Hasil penelitian menunjukkan partisipan yang aktif dalam kegiatan kreatif memiliki usia otak yang lebih muda dibandingkan kelompok pembanding. Efek paling kuat terlihat pada individu yang telah mengembangkan keterampilan kreatifnya selama bertahun-tahun.

“Di semua bidang yang diteliti, para ahli memiliki pola aktivitas otak yang dinilai sekitar empat hingga tujuh tahun lebih muda dibandingkan individu lain dengan usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan yang sama,” kata Brzezicka.

Manfaat serupa juga ditemukan pada partisipan yang mengikuti pelatihan jangka pendek. Dalam studi pelatihan gim strategi, partisipan yang berlatih sekitar 30 jam menunjukkan penurunan usia otak sekitar tiga tahun, disertai peningkatan perhatian dan kinerja.

Peneliti menyimpulkan bahwa otak orang dewasa tetap plastis dan dapat mengalami perubahan terukur dalam waktu relatif singkat.

Neuropsikolog dari Marcus Neuroscience Institute, Raphael Wald, menyebut hasil penelitian ini menegaskan pentingnya menjaga aktivitas mental melalui beragam kegiatan. Menurut dia, kreativitas berperan penting karena mendorong cara berpikir abstrak dan fleksibel.

Sementara itu, neuropsikolog klinis dari Hackensack Meridian Neuroscience Institute, Megan Glenn, menilai temuan ini menyoroti pentingnya membangun cadangan kognitif sejak usia lebih muda. Ia menyebut pengembangan minat kreatif dapat menjadi investasi jangka panjang untuk kesehatan otak.

Para ahli menyarankan masyarakat memilih aktivitas kreatif yang disukai agar dapat dilakukan secara berkelanjutan. Aktivitas tersebut tidak harus dilakukan secara profesional untuk memberikan manfaat bagi fungsi kognitif. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Polres Bekasi Gelar Operasi Kejahatan Jalanan

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Polres Bekasi Gelar Operasi...
Olahraga
Couch Herdman Ajak Tim Teta...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.