Perusahaan Minyak AS Mana yang Punya Kepentingan di Venezuela?
📅 Jumat, 09 Jan 2026, 10:40 WIB | Oleh: Tim PenulisKedua perusahaan tersebut mengambil tindakan hukum internasional, memulai litigasi selama bertahun-tahun yang akhirnya mereka menangkan.
Pusat Internasional untuk Penyelesaian Sengketa Investasi (ICSID) Bank Dunia pada tahun 2014 memutuskan bahwa pemerintah Venezuela harus membayar ExxonMobil $1,6 miliar sebagai kompensasi atas pengambilalihan proyek Cerro Negro miliknya.
Jumlah tersebut kemudian diturunkan, tetapi Venezuela tetap diperintahkan untuk membayar jutaan dolar kepada raksasa minyak AS tersebut.
Pengadilan arbitrase Kamar Dagang Internasional pada tahun 2018 memerintahkan pemerintah Venezuela untuk membayar $2 miliar atas "pengambilalihan yang melanggar hukum dan tanpa kompensasi" terhadap ConocoPhillips dalam proyek minyak mentah berat Hamaca dan Petrozuata.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keputusan lain oleh ICSID pada tahun 2019 memerintahkan Venezuela untuk membayar $8,7 miliar kepada perusahaan tersebut atas pengambilalihan tersebut.
Pemerintahan Maduro yang anti-AS, yang terjerat dalam krisis ekonomi dan korupsi, tidak pernah membayar dan baik ExxonMobil maupun ConocoPhillips masih menunggu kompensasi.
ExxonMobil belum memberikan komentar terkait saran Trump agar perusahaan minyak berinvestasi besar-besaran di sektor minyak Venezuela.
Sebaiknya Anda baca juga:
ConocoPhillips "memantau perkembangan di Venezuela dan implikasi potensialnya terhadap pasokan dan stabilitas energi global," kata seorang juru bicara kepada AFP pada hari Selasa, menambahkan bahwa "masih terlalu dini untuk berspekulasi tentang aktivitas bisnis atau investasi di masa mendatang."
Kilang Minyak Venezuela
Data dari Administrasi Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan bahwa pada tahun 2025 beberapa kilang minyak membeli minyak mentah Venezuela, yang berat dan perlu diproses di kilang khusus yang tidak dapat mengolah jenis minyak lainnya.
Valero, pembeli minyak mentah Venezuela terbesar di AS, membeli 1,5 juta barel pada Oktober 2025 untuk diproses di kilang-kilangnya di Texas dan Louisiana.
Pembeli minyak Venezuela lainnya tahun lalu adalah Phillips 66, Paulsboro Refining (PBF), Chevron, Vitol, ExxonMobil, dan Houston Refining.
Semua harga saham perusahaan-perusahaan ini telah naik sejak 3 Januari, kecuali ExxonMobil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!