Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Balapan di Mandalika Terancam Sepi karena Bareng F1 Singapura. Tiket Sangat Tinggi, Hotel Mahal, dan Minim Promosi

📅 Senin, 22 Sep 2025, 13:23 WIB | Oleh:
Balapan di Mandalika Terancam Sepi karena Bareng F1 Singapura. Tiket Sangat Tinggi, Hotel Mahal, dan Minim Promosi Doc: ist
Ket. balapan motor

MATARAM – Balapan MotoGP di Mandalika, Lombok Tengah, terancam sepi karena berbagai alasan. Salah satunya, MotoGP Mandalika terselenggara 3-5 Oktober bareng dengan pelaksanaan balapan jet darat F1 Singapura.

Meski masih lebih dari sepekan, sejak pagi tadi, Sirkuit Mandalika, Lombok, sudah mulai menggeliat. Para pedagang menata jualan mulai dari sate, jagung bakar, hingga minuman segar. Anak-anak berlarian di sekitar jalan setapak, mencoba merasakan semangat balap yang akan segera hadir.

Sejak awal, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menargetkan 121.000 penonton. Namun, data penjualan tiket per 8 September 2025 menunjukkan progres baru 20–30 persen. Dalam pengalaman penyelenggaraan sebelumnya, lonjakan tiket biasanya terjadi di detik-detik terakhir.

Hingga kini, pembaruan detail penjualan tiket masih belum tersedia. Situasi ini menjadi perhatian serius karena pengunjung tidak hanya menentukan suasana ajang, tetapi juga mempengaruhi dampak ekonomi bagi daerah dan nasional.

Data historis menyebutkan bahwa selama tiga tahun terakhir, penonton lokal dari NTB, Bali, dan sekitarnya menjadi tulang punggung gelaran. Dari total 121 ribu penonton, mayoritas berasal dari wilayah itu. Hal ini menegaskan pentingnya strategi optimalisasi penonton lokal, terutama ketika akses transportasi dari luar daerah terbatas.

Satu pesawat hanya menampung sekitar 200 orang, dan jumlah penerbangan harian terbatas. Artinya, bahkan jika seluruh penerbangan dioptimalkan selama lima hingga tujuh hari gelaran, jumlah penonton dari luar daerah tidak akan melebihi 10.000 orang.

Ketergantungan pada penonton lokal pun semakin nyata. Strategi ini bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk mencapai target kepadatan penonton dan menjaga euforia gelaran tetap hidup.

Harga tiket menjadi faktor utama lainnya. MGPA menyiapkan diskon khusus bagi warga Nusa Tenggara Barat (NTB), termasuk untuk aparatur sipil negara (ASN), agar bisa ikut merasakan atmosfer balap, tanpa terbebani harga reguler. Premium Grandstand A, misalnya, dipangkas dari 1.750.000 menjadi 875.000. Sedangkan tiket reguler dipangkas setengah harga. Strategi ini diharapkan meningkatkan partisipasi lokal.

Akomodasi hotel di Mandalika juga menjadi sorotan. Okupansi kawasan Mandalika sudah mencapai 90 persen. Di Mataram dan Lombok Barat berada di kisaran 40–50 persen. Harga kamar meningkat tiga hingga empat kali lipat dibanding tarif normal. Lonjakan ini berpotensi membuat penonton dari luar daerah enggan datang dan menimbulkan persepsi negatif terhadap penyelenggaraan berkelanjutan. Intervensi pemerintah daerah untuk menstabilkan harga menjadi langkah krusial.

Selain itu, jumlah penerbangan yang terbatas mempersempit akses bagi penonton dari luar NTB. Jika maskapai tidak menambah frekuensi penerbangan, peluang hadirnya wisatawan mancanegara atau penonton domestik dari kota besar akan tetap rendah. Hal ini menegaskan bahwa strategi pemanfaatan penonton lokal dan kebijakan harga terjangkau menjadi kunci utama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Pasar Malam Kebon Sirih Sem...
Luar Negeri
JD Vance Tunda Perjalanan k...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.