Bandara Kertajati Jadi Beban APBD Jabar, Biaya Operasional Capai Rp100 Miliar per Tahun
📅 Rabu, 07 Jan 2026, 19:25 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohTekanan APBD Jawa Barat 2026 tidak hanya berasal dari Kertajati. Pemprov juga menghadapi pengurangan dana bagi hasil pajak dari pemerintah pusat sebesar Rp2,458 triliun.
Selain itu, terdapat kewajiban pembayaran proyek pembangunan tahun 2025 senilai hampir Rp600 miliar yang baru direalisasikan pada Januari 2026. Kondisi tersebut membuat hampir Rp3 triliun ruang fiskal APBD 2026 tergerus sejak awal.
Jawa Barat juga masih menanggung sisa pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hampir Rp600 miliar. Beban tersebut disertai kewajiban pembayaran bunga sekitar Rp50 miliar per tahun serta tunggakan BPJS Kesehatan yang masih tersisa Rp300 miliar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!