Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandara Kertajati Jadi Beban APBD Jabar, Biaya Operasional Capai Rp100 Miliar per Tahun

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 19:25 WIB | Oleh:
Bandara Kertajati Jadi Beban APBD Jabar, Biaya Operasional Capai Rp100 Miliar per Tahun Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Tampak depan tampilan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

JAKARTA - Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati kembali menjadi sorotan seiring meningkatnya tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat 2026. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi secara terbuka mengungkap besarnya beban fiskal yang harus ditanggung pemerintah provinsi untuk membiayai operasional bandara tersebut.

Melalui unggahan video di akun TikTok pribadinya, Dedi menyebut Pemprov Jawa Barat harus mengalokasikan dana hingga Rp100 miliar setiap tahun hanya untuk menjaga operasional Bandara Kertajati. Beban ini disebut menjadi salah satu faktor utama menyempitnya ruang fiskal daerah di tahun anggaran 2026.

"Kita harus membiayai Kertajati hampir Rp100 miliar dalam setiap tahun," kata Dedi. 

Ia juga menyinggung kewajiban lain seperti pembiayaan Masjid Al-Jabbar yang mencapai hampir Rp50 miliar per tahun.

Besarnya biaya rutin tersebut menjadi problem serius karena tidak sebanding dengan kinerja bandara. Aktivitas penerbangan dan jumlah penumpang di Bandara Kertajati masih jauh dari kata ideal meski statusnya sebagai bandara terbesar kedua di Jawa Barat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat memperkuat kondisi tersebut. Hingga November 2025, pergerakan penumpang pesawat di Jawa Barat, khususnya dari Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, menunjukkan tren penurunan tajam.

Plt Kepala BPS Jawa Barat Darwis Sitorus mencatat jumlah penumpang penerbangan domestik dari seluruh bandara di Jawa Barat pada November 2025 hanya mencapai 462 orang. Angka tersebut turun 3,75 persen secara bulanan dibandingkan Oktober 2025 yang mencatat 480 penumpang.

Secara tahunan, penurunannya jauh lebih drastis. Jumlah penumpang domestik anjlok hingga 94,46 persen dibandingkan November 2024 yang masih mencapai 8.340 orang.

Kondisi paling mencolok terjadi di Bandara Kertajati. Pada November 2025, tidak tercatat satu pun penumpang domestik yang berangkat dari bandara tersebut.

“Bandara Kertajati saat ini memang tidak melayani penerbangan domestik reguler,” ujar Darwis.

Ia menegaskan operasional bandara saat ini lebih difokuskan pada penerbangan internasional yang jumlahnya juga mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Situasi ini memicu evaluasi serius dari pemerintah daerah. Pemprov Jawa Barat mulai menimbang ulang keberlanjutan pembiayaan proyek-proyek besar yang secara ekonomi belum memberikan imbal balik.

"Kita ngebiayain terus hasilnya enggak ada, padahal ini lembaga bisnis," ujar Dedi dalam video lain yang diunggah melalui kanal YouTube miliknya.

Ia menilai sektor penerbangan seharusnya mampu menghasilkan pendapatan, bukan justru menjadi beban rutin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Mike Flanagan Mengaku Belum Menonton Clayface

56 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Mike Flanagan Mengaku Belum...
Luar Negeri
Trump Bentuk Pasukan Intele...
Luar Negeri
AS, Tiongkok, dan Russia Be...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.