Bawa Rudal Presisi Qaem, Venezuela Kerahkan Drone Tempur Mohajer-6 Buatan Iran untuk Hadapi AS
📅 Jumat, 02 Jan 2026, 00:05 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSecara umum, pemerintah Venezuela saat ini berada dalam posisi di mana peningkatan pengawasan udara, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, dan fleksibilitas yang lebih besar untuk menanggapi ancaman secara kinetik, akan menjadi keuntungan besar. Jumat lalu, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan serangan rahasia pertama yang sejenis terhadap target di dalam Venezuela, yang kemudian dilaporkan dilakukan di suatu tempat di sepanjang pantai negara itu oleh drone CIA, seperti yang dapat Anda baca lebih lanjut di sini.
Terdapat juga prospek aksi militer AS yang lebih terbuka terhadap Venezuela di tengah peningkatan besar-besaran yang sedang berlangsung di wilayah tersebut, yang tampaknya terkait dengan perluasan operasi anti-narkoba, yang telah dipantau dengan sangat cermat oleh TWZ. Terutama dengan kemampuannya beroperasi jarak jauh melalui autopilot, Mohajer-6 Venezuela yang bersenjata (atau yang diubah menjadi drone kamikaze) akan menghadirkan ancaman potensial bagi pasukan Amerika di dan sekitar Karibia. Meskipun bahaya yang ditimbulkan sangat terbatas, hal itu tetap harus dipertimbangkan oleh komandan AS, bersama dengan ancaman lain yang telah disoroti TWZ sebelumnya.
Upaya militer Venezuela untuk memperoleh Mohajer-6 juga menggarisbawahi minat umum mereka dalam memperluas kemampuan drone, yang dapat berkembang menjadi pencegah yang lebih kompleks seiring berjalannya waktu. Pengiriman sejumlah besar drone tipe Shahed, khususnya, akan menciptakan komplikasi besar bagi pasukan Amerika di laut dan di darat. Jangkauan Shahed-136 setidaknya sekitar 1.000 mil, lebih dari cukup untuk mencapai Puerto Rico, serta lokasi operasi AS lainnya di sekitar Karibia. Iran juga mengklaim bahwa drone tersebut dapat terbang hingga 1.500 mil, yang akan menjangkau wilayah Florida selatan. Sejumlah besar pesawat dan aset AS lainnya saat ini sebagian besar terparkir di tempat terbuka di wilayah tersebut. Selama bertahun-tahun, TWZ telah menyoroti risiko yang ditimbulkan oleh sikap seperti itu, terutama terhadap serangan pesawat tak berawak. Sistem pesawat tak berawak juga menghadirkan ancaman yang sangat nyata dan terus meningkat terhadap kapal.
Selain itu, otoritas Amerika tidak merahasiakan fakta bahwa mereka terlibat dalam kampanye tekanan yang terus meningkat yang menargetkan Presiden diktator negara itu, Nicolas Maduro, dan rezimnya. Awal bulan ini, upaya ini diperluas hingga mencakup blokade maritim yang menargetkan sektor minyak Venezuela, yang meliputi penyitaan kapal tanker minyak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Semua ini mungkin telah memberikan dorongan baru di Venezuela untuk mengoperasikan sejumlah kecil Mohajer-6. Dengan munculnya gambar yang diduga menunjukkan salah satu drone di El Libertador, detail lebih lanjut mungkin akan mulai terungkap.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!