Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelaku Serangan Berlin Pride Tewas Ditembak Polisi, Penyelidikan Dugaan Terorisme Masih Berlanjut

📅 Senin, 27 Jul 2026, 04:37 WIB | Oleh:
Pelaku Serangan Berlin Pride Tewas Ditembak Polisi, Penyelidikan Dugaan Terorisme Masih Berlanjut Doc: Istimewa
Ket. Aparat keamanan masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perencanaan maupun pelaksanaan serangan tersebut.

BERLIN – Perburuan terhadap pelaku serangan mematikan di dekat perayaan Berlin Pride berakhir pada Minggu (26/7) malam waktu setempat. Kepolisian Jerman menembak mati pria yang diduga bertanggung jawab atas serangan tersebut setelah ia menyerang petugas dengan sebuah senjata saat hendak ditangkap.

Dilansir The New York Times, tersangka merupakan pria berusia 21 tahun berkewarganegaraan Jerman yang berasal dari keluarga migran Lebanon. Ia menjadi buronan dalam operasi pencarian besar-besaran sejak insiden yang terjadi pada Sabtu malam di kawasan Tiergarten, Berlin.

Dalam serangan itu, seorang perempuan tewas, sementara 29 orang lainnya mengalami luka-luka. Otoritas Jerman menyatakan tersangka menggunakan sebuah van sewaan untuk menabrak kerumunan, kemudian melanjutkan aksinya dengan senjata tajam yang diduga berupa parang (machete). Pemerintah Jerman menyebut insiden tersebut sebagai aksi terorisme bermotif Islamis.

Menurut keterangan kepolisian, tersangka berhasil dilacak di kawasan kebun komunitas di bagian barat Berlin. Saat hendak diamankan, ia dilaporkan menyerang petugas menggunakan senjata sehingga polisi melepaskan tembakan.

Tim medis sempat berupaya menyelamatkan nyawa pelaku di lokasi kejadian. Namun, ia dinyatakan meninggal dunia tidak lama kemudian.

Meski tersangka utama telah tewas, penyelidikan belum dihentikan. Aparat keamanan masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perencanaan maupun pelaksanaan serangan tersebut.

Menteri Dalam Negeri Jerman, Alexander Dobrindt, mengatakan penyidik masih memeriksa satu orang lain yang masuk dalam perhatian aparat. Namun hingga kini belum ditemukan bukti yang cukup untuk menetapkannya sebagai tersangka.

"Ada satu orang lain yang sedang kami pertimbangkan, tetapi sejauh ini belum ada bukti yang menguatkan, dan jalur penyelidikan itu juga belum ditutup," ujar Dobrindt dalam wawancara dengan stasiun televisi publik ARD.

Ia menambahkan bahwa berbagai langkah keamanan masih terus dilakukan, meskipun untuk saat ini pemerintah tidak meyakini adanya ancaman lanjutan terhadap masyarakat.

Sejak serangan terjadi, aparat keamanan menggelar operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan pemeriksaan di berbagai titik strategis, termasuk stasiun kereta, bandara, hingga perbatasan negara. Sesuai aturan privasi di Jerman, polisi sebelumnya hanya mengidentifikasi tersangka dengan nama Abdul B.

Otoritas menegaskan penyelidikan akan terus berlanjut untuk mengungkap motif, kemungkinan jaringan yang terlibat, serta memastikan tidak ada ancaman lanjutan setelah salah satu serangan paling mematikan yang mengguncang Berlin dalam beberapa tahun terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Mojtaba Bersumpah Iran akan Terus Mendukung Hizbullah

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Mojtaba Bersumpah Iran akan...
Ekonomi
BI Sebut UMKM Masih Menjadi...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang

Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang

26 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.