Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masuk Tiga Besar Elektabilitas Pilgub Jatim 2029, Ning Lia Tegaskan Prioritas Kawal Aspirasi Daerah sebagai Senator DPD RI

📅 Senin, 27 Jul 2026, 16:38 WIB | Oleh:
Masuk Tiga Besar Elektabilitas Pilgub Jatim 2029, Ning Lia Tegaskan Prioritas Kawal Aspirasi Daerah sebagai Senator DPD RI Doc: Istimewa
Ket. Menurut Ning Lia, saat ini dirinya memilih memaksimalkan fungsi kelembagaan DPD RI sebagai representasi daerah dengan memastikan aspirasi masyarakat Jawa Timur dapat diperjuangkan di tingkat nasional.

SURABAYA – Nama anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, kembali masuk dalam jajak pendapat sebagai salah satu figur yang dinilai memiliki peluang pada kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2029. Dalam survei ARCI yang memotret preferensi pemilih muda, Lia menempati posisi kedua dengan tingkat elektabilitas 17,5 persen, berada di bawah Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan di atas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Menanggapi hasil survei tersebut, Lia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan penilaian positif terhadap dirinya.

"Pertama, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan penilaian positif. Tentu ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi untuk terus bekerja memberikan yang terbaik bagi Jawa Timur," ujar Lia.

Meski demikian, perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu menilai pembahasan mengenai Pilgub Jatim 2029 masih terlalu dini. Menurutnya, selain waktu pelaksanaan yang masih cukup panjang, regulasi mengenai pelaksanaan pilkada serentak juga masih menunggu keputusan resmi pemerintah dan DPR.

"Pilgub masih lama, dan kita juga masih menunggu keputusan resmi terkait teknis pelaksanaan pilkada serentak," katanya.

Lia menegaskan, fokus utamanya saat ini adalah menjalankan amanah sebagai anggota DPD RI dengan memperkuat peran sebagai wakil daerah di tingkat nasional.

"Kami memiliki komitmen menjadi katalisator bagi daerah, baik untuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun pemerintah kabupaten dan kota. Melalui peran strategis DPD RI, kami ingin mendorong lahirnya kebijakan pusat yang semakin aspiratif, memperkuat keadilan dalam otonomi daerah, sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi daerah untuk mengelola potensi dan sumber daya alam sesuai regulasi sehingga semakin mandiri dan berdaya saing," jelasnya.

Menurut Lia, saat ini dirinya memilih memaksimalkan fungsi kelembagaan DPD RI sebagai representasi daerah dengan memastikan aspirasi masyarakat Jawa Timur dapat diperjuangkan di tingkat nasional.

"Yang menjadi prioritas saat ini adalah menjalankan tugas sebagai wakil daerah melalui peran kelembagaan DPD RI. Itu yang terus kami fokuskan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat Jawa Timur," pungkasnya.

Survei ARCI sendiri dilakukan pada 25 Juni hingga 5 Juli 2026 terhadap 1.200 responden berusia 17–40 tahun yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Hasil survei tersebut menggambarkan preferensi awal pemilih muda dan bukan merupakan prediksi hasil akhir Pilgub Jatim 2029.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.