Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kunci Skuad Garuda Atasi Kamboja, Bung Kusnaeni Beri Masukan Begini!

📅 Senin, 27 Jul 2026, 17:24 WIB | Oleh:
Kunci Skuad Garuda Atasi Kamboja, Bung Kusnaeni Beri Masukan Begini! Doc: ANTARA/Muhammad Iqbal
Ket. Pesepak bola Timnas Indonesia Beckham Putra (kiri) bersama pesepak bola lainnya mengikuti sesi latihan di Stadion Madya, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/7). Timnas Indonesia menjalani latihan menjelang laga Indonesia melawan Kamboja sebagai pembuka Grup A ASEAN Championship atau AFF 2026 yang akan berlangsung Senin (27/7).

JAKARTA - Pengamat sepak bola Indonesia Mohamad Kusnaeni menilai tim nasional sepak bola Indonesia, atau skuad Garuda, memerlukan formula baru untuk mengatasi timnas Kamboja pada Piala AFF 2026

"Pelatih John Herdman perlu menemukan formula baru dengan materi pemain yang ada. Termasuk perlu menyesuaikan rencana permainan untuk memaksimalkan potensi pemain yang ada saat ini," kata Mohamad Kusnaeni ketika dikonfirmasi di Jakarta, Senin (27/7).

Timnas Indonesia akan melakoni laga perdana dalam Piala AFF 2026 saat menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7) pukul 20.30 WIB.

Laga menghadapi Kamboja, menurut Kusnaeni, tidak akan menjadi pertandingan yang mudah bagi Indonesia meskipun peluang Indonesia menang cukup besar.

Kamboja datang dengan motivasi besar setelah kalah 1-2 dari Singapura akibat gol menit akhir. Kekalahan itu akan menjadi suntikan motivasi besar bagi mereka untuk berjuang lebih keras dan meraih hasil positif di laga kedua mereka.

Di sisi lain, timnas Indonesia tampil dengan wajah berbeda dibanding empat laga sebelumnya, di bawah asuhan pelatih asal Inggris Jhon Herdman.

"Ada banyak penyesuaian yang harus dilakukan karena banyak perbedaan materi pemain," katanya.

Menurutnya secara formasi, pelatih kemungkinan bisa tetap memainkan pola 3-4-3 atau 4-2-3-1 yang sering dipakai. Tetapi, detail taktik di setiap lini dan unit permainan akan berbeda.

Di lini depan, Kusnaeni menilai karakter Ole Romeny sangat berbeda dengan striker yang ada saat ini seperti Mitchell Baker dan Jens Raven. Baker dan Raven punya karakter penyerang "target man" yang menunggu umpan matang.

"Jadi formasi dan susunan pemain harus bisa maksimal untuk melayani Baker atau Raven," katanya.

Kusnaeni menambahkan susunan pemain di lini belakang juga akan berbeda. Formasi pertahanan harus bisa dikawal agar bisa bermain tenang, percaya diri, dan disiplin walaupun kualitas lawan masih berada di bawah Indonesia.

"Indonesia berpeluang keluar sebagai pemenang jika bisa menjaga dua hal tersebut. Di depan harus lebih kreatif memasok bola matang bagi striker, di belakang tetap disiplin dan fokus," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.