JFC 2026 Ajak Bangun Hubungan Harmonis antara Manusia dan Alam
📅 Senin, 27 Jul 2026, 17:01 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 yang berlangsung pada 24 sampai 26 Juli 2026 di kawasan Alun-Alun Central Park, Kabupaten Jember, Jawa Timur mengajak masyarakat membangun hubungan yang lebih harmonis antara manusia, bumi, dan kehidupan.
"JFC 2026 membuktikan bahwa seni kostum dan budaya mampu menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan global tentang keberlanjutan lingkungan," kata Presiden Jember Fashion Carnaval Budi Setiawan dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (27/7).
Karnaval yang mengusung tema "Heal: Humanity, Earth and Life" itu menggaungkan pesan tersebut melalui empat agenda utama dan delapan defile teatrikal yang mengangkat nilai kemanusiaan, keberagaman budaya, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Pendekatan kreatif tersebut memperkuat peran pariwisata sebagai media edukasi sekaligus mendukung pengembangan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
Sebagai salah satu event unggulan yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata, pada puncak penutupannya JFC menyuguhkan keindahan pertunjukan teatrikal kolosal “Dewi Bumi” sebagai pembuka, dilanjutkan parade busana sepanjang 3,6 kilometer dari kawasan Central Park menuju GOR PKPSO Kaliwates.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kehadiran ribuan wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara menjadi bukti nyata bahwa kreativitas anak bangsa adalah magnet utama pariwisata daerah," ujar Budi.
Budi turut mengklaim bahwa JFC 2026 membuktikan kemampuannya sebagai instrumen promosi pariwisata daerah yang andal dalam menggerakkan wisatawan nusantara dan mancanegara.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardana menyampaikan sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN), JFC tidak hanya sukses memicu pergerakan ribuan wisatawan domestik dan mancanegara, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana sebuah pesta budaya mampu memberikan dampak turunan (multiplier effect) yang masif bagi sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga perajin lokal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Widiyanti mencontohkan pada penyelenggaraan tahun 2025, JFC menarik 557.509 wisatawan nusantara dan 284 wisatawan mancanegara, melibatkan 106 pelaku UMKM, 2.643 pekerja seni, serta 558 tenaga kerja, dengan nilai perputaran ekonomi mencapai Rp60,21 miliar.
Kehadiran talent dan peserta yang tidak hanya berasal dari Jember tetapi juga berbagai wilayah Indonesia membuktikan bahwa JFC telah menjadi ruang selebrasi seni inklusif dan wadah edukasi budaya pelestarian tradisi.
Maka dari itu, dia memastikan Kementerian Pariwisata melalui program KEN akan terus mendukung penyelenggaraan JFC supaya mengukuhkan posisi Kabupaten Jember dan Indonesia di panggung fesyen serta pariwisata dunia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!