Pahlawan Gercep Membersihkan Jakarta usai Perayaan Malam Tahun Baru Sangat Perlu Diapresiasi
📅 Kamis, 01 Jan 2026, 17:47 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Masyarakat tahunya Jakarta bersih. Tapi tak tahu siapa pembersihnya. Mereka adalah para pahlawan yang gerak cepat (Gercep) membersihkan Jakarta,yaitu pasukan oranye.
Usai perayaan Malam Tahun Baru 2026 bertajuk “Jakarta Global City: From Jakarta with Love” yang diisi doa bersama lintas iman serta penggalangan dana bagi saudara-saudara terdampak bencana di Sumatera, Pasukan Oranye Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta langsung bergerak cepat memastikan ruang-ruang publik kembali bersih, rapi, dan nyaman digunakan masyarakat.
Kerja mereka harus diapresiasi karena sebelum pukul 05.00 WIB, seluruh titik perayaan telah rampung dibersihkan. Pekerjaan mereka luar biasa. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan pembersihan difokuskan pada lokasi-lokasi utama yang menjadi pusat kegiatan, seperti kawasan Monas, Bundaran HI, serta koridor Sudirman–MH Thamrin. Penanganan dilakukan secara menyeluruh, mencakup jalan utama, trotoar, taman kota, kawasan wisata unggulan, hingga fasilitas umum, dengan dukungan armada dan sarana kebersihan yang memadai.
Menurut Asep, perayaan Tahun Baru kali ini menghadirkan tantangan tersendiri. Selain hujan ringan yang turun di sejumlah lokasi, kepadatan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Sudirman–MH Thamrin membuat proses pembersihan harus dilakukan lebih intensif, terutama secara manual menggunakan sapu dan pengki. Untuk itu, ia mengapresiasi dedikasi seluruh Pasukan Oranye DLH yang telah bekerja tanpa lelah sejak malam hingga menjelang subuh.
“Ruang publik harus segera kembali nyaman setelah digunakan bersama. Karena itu, pembersihan kami lakukan secara cepat dan menyeluruh,” ujarnya di Jakarta, pada Kamis (1/1), seraya menegaskan kombinasi kesiapsiagaan personel dan kelengkapan peralatan menjadi kunci terjaganya kebersihan Jakarta selama dan setelah perayaan malam Tahun Baru yang berlangsung khidmat.
Selain itu, Asep juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang turut menjaga ketertiban dan kebersihan selama perayaan. Kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya serta menjaga fasilitas umum dinilai sangat membantu mempercepat proses pembersihan di lapangan. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan kota agar Jakarta tetap nyaman bagi semua.
Sementara itu, Perayaan malam Tahun Baru 2026 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, menuai apresiasi masyarakat. Selain berlangsung meriah dan tertib, acara diisi dengan doa bersama serta penggalangan donasi kemanusiaan bagi korban bencana di Sumatera.
Santoso (38), warga Jakarta Selatan, menilai perayaan tahun baru kali ini terasa sederhana, namun tetap hangat dan bermakna. “Meskipun sederhana, acaranya tetap meriah. Harapan saya dan warga Jakarta, ke depan kota ini semakin jaya dan sukses. Harapan yang belum tercapai tahun ini semoga bisa terwujud di tahun depan,” tuturnya di sekitar Bundaran HI, pada Rabu (31/12) malam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!