Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Jaktim: Genangan di Jakarta Timur Berangsur Surut

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 14:18 WIB | Oleh:
BPBD Jaktim: Genangan di Jakarta Timur Berangsur Surut Doc: Nurito

JAKARTA - Genangan air di sejumlah lokasi di Jakarta Timur berangsur-angsur surut setelah sempat terjadi pada dini hari akibat meluapnya Kali Ciliwung.

Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur, Ali Kojim mengatakan, terdapat lima titik genangan yang disebabkan oleh luapan air Kali Ciliwung.

"Kami mengerahkan 30 personel untuk memantau kondisi di lapangan sejak dini hari," ujar dia, Selasa (28/10).

Ali menjelaskan titik genangan pertama berada di Jalan Balai Rakyat RT 05/05, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati.

"Genangan mulai terjadi sekitar pukul 03.00 dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter. Namun, pada pukul 06.00 pagi tadi air sudah surut," tutur dia.

Menurut dia, genangan juga terjadi di Jalan Haji Maliki RT 09 dan 11, RW 05 serta Jalan Taman Harapan RT 02, 04, dan 15 di RW 03, Kelurahan Cawang.

"Genangan di lokasi ini terjadi sejak pukul 03.00 dengan ketinggian awal 60 sentimeter, meningkat menjadi 100 sentimeter pada pukul 05.00, dan berangsur surut menjadi 45 sentimeter pada pukul 09.00," ungkap dia.

Ia menambahkan, di Jalan Musholla Al Hikmah RT 06/RW 07 dan Jalan Seruni I RT 01 dan 04, RW 06, Kelurahan Cililitan, genangan sempat mencapai 100 sentimeter pada pukul 04.00 WIB.

"Hingga pukul 09.00, ketinggian air mulai surut," ucap dia.

Ia menuturkan, untuk genangan di Jalan Baiduri Bulan RT 06 dan 12, RW 03 serta Jalan Tanjung Lengkong RT 05/07, Kelurahan Bidara Cina mulai terjadi pada pukul 03.00 WIB.

"Ketinggian air mencapai 130 sentimeter pada pukul 06.00, dan turun menjadi 100 sentimeter pada pukul 09.00," kata dia.

Ia menuturkan, di Jalan Kebon Pala II RT 12 dan 13, RW 04 serta RT 10 dan 11, RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, genangan mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 03.30 WIB dengan ketinggian 30 sentimeter.

"Air sempat naik hingga 125 sentimeter pada pukul 07.00, kemudian berangsur turun menjadi 100 sentimeter pada pukul 09.00," ucap dia.

Sementara itu, Lurah Balekambang, Herman Triono, menyampaikan secara umum kondisi di wilayah kerjanya kini sudah kembali normal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.