Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPK Sebut Kerugian Negara Sektor Kehutanan Rp175 Triliun

📅 Rabu, 31 Des 2025, 00:20 WIB | Oleh:
KPK Sebut Kerugian Negara Sektor Kehutanan Rp175 Triliun  Doc: Instagram KPK RI

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap potensi kerugian negara sektor kehutanan mencapai Rp175 triliun. Angka itu berasal dari kerusakan hutan dan deforestasi luas.

Deforestasi tercatat mencapai 608.299 hektare di berbagai wilayah Indonesia. Data tersebut disampaikan KPK melalui akun resmi Instagram.

“Kerusakan hutan tercatat 608.299 hektare. Di mana potensi kerugian Rp175 triliun,” tulis KPK, Selasa (30/12).

KPK menyebut data dihimpun dari Badan Pusat Statistik dan internal lembaga. Sejumlah perkara korupsi sektor kehutanan kini tengah ditangani.

Kasus itu mencakup dugaan suap pengelolaan kawasan hutan PT Inhutani V. Nilai suap mencapai Rp4,2 miliar serta satu unit mobil.

KPK juga mengusut suap perizinan alih fungsi hutan lindung di Kabupaten Bogor. Nilai suap dalam perkara tersebut mencapai Rp8,9 miliar.

Kasus lain terkait suap perizinan usaha perkebunan dan HGU di Kabupaten Buol. Nilai suap diperkirakan sekitar Rp3 miliar.

KPK mencatat hutan Indonesia terluas kedelapan di dunia. “Diperlukan komitmen bersama menjaga hutan dari praktik korupsi,” tulis KPK.

Sebagai pencegahan, KPK meluncurkan dashboard JAGAHUTAN pada 19 Desember 2025. “Kami mengajak publik mengawasi pengelolaan hutan secara berkelanjutan,” demikian pernyataan KPK. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Yuk, Ada 2.150 Lowongan Ker...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.