Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hari Laut Sedunia Jadi Momentum Penguatan Kolaborasi Pengelolaan Laut

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 16:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hari Laut Sedunia Jadi Momentum Penguatan Kolaborasi Pengelolaan Laut Doc: Antara
Ket. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ajak berbagai elemen kelola laut peringati Hari Laut Sedunia di Badung, Bali, Minggu (7/6).

Badung - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam peringatan Hari Laut Sedunia mengajak berbagai elemen masyarakat ikut mengelola laut dengan baik.

“Ini gambaran dari wujud kolaborasi terhadap tanggung jawab mengelola laut secara baik karena pemerintah tidak bisa sendiri mengelola laut yang begitu luas, perlu keterlibatan semua pihak dan hari ini semua mitra terwujud momentum dalam rangka peringatan Hari Laut Sedunia,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP A. Koswara.

Koswara di Peninsula Island, Badung, Bali, Minggu (7/6), mengajak asosiasi, dunia usaha, dan masyarakat umum memperkuat komitmen menjaga laut sesuai kebijakan ekonomi biru.

Terdapat lima kebijakan ekonomi biru, dua diantaranya berkaitan dengan pengembangan ekonomi secara langsung yaitu perikanan tangkap yang terukur dan perikanan budidaya yang berkelanjutan, dan tiga lainnya menjaga keberlangsungan ekosistem dengan perluasan kawasan konservasi, menjaga pesisir dan pulau-pulau kecil, dan pengelolaan persampahan.

“Nah tugas-tugas kita prioritas dalam menjaga laut yang pertama adalah pengelolaan sampah, bagaimana mengurangi dan menangani sampah yang sudah ada, kemudian program proteksi, dan program pulau-pulau kecil,” ujarnya.

“Jadi ini memang kerjaan kolaborasi ya, tidak bisa dilakukan oleh sendiri pemerintah baik pusat maupun daerah, tapi juga ini adalah kebijakan seluruh masyarakat, dunia usaha, dan lembaga-lembaga kemasyarakatan lainnya,” sambung Koswara.

Peringatan Hari Laut Sedunia atau World Ocean Day (WOD) dan Coral Triangle Day (CT Day) 2026 di Bali sendiri diisi dengan kolaborasi antara KKP, Pemprov Bali, WWF Indonesia, GIZ, Coral Triangle Center, Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security, dan STC yang menghadirkan produk inovasi kelautan dan pameran edukasi.

Berbagai kegiatan juga digelar seperti diskusi mengenai upaya konservasi biodiversitas laut Indonesia, mengenai perubahan iklim, perdagangan ilegal satwa laut, teknologi mitigasi bycatch, dan perikanan berkelanjutan, serta berpartisipasi dalam berbagai lokakarya kreatif seperti pembuatan layang-layang, daur ulang, coral clay, hingga lomba mewarnai dan menggambar untuk anak-anak.

Sebaiknya Anda baca juga:

Koswara berharap dengan peringatan Hari Laut Sedunia ini terbentuk penguatan kolaborasi dalam mengelola laut terutama pencegahan dan penanganan sampah masuk ke laut dalam mendukung program Laut Sehat Bebas Sampah (Laut Sebasah).

Direktur Konservasi WWF Indonesia Dewi Lestari Yani Rizki menambahkan organisasi yang bergerak di bidang konservasi alam itu sendiri sudah membantu mengurangi kebocoran sampah dari darat ke laut bekerja sama dengan pemerintah daerah terutama untuk sampah plastik.

Dari data mereka 90 persen sampah plastik di laut itu berasal dari daratan, sehingga kerja-kerja mengelola laut harus dikelola di darat oleh berbagai pihak.

“Marilah kita jaga perairan dari hulu ke hilir, bebaskan dari sampah plastik, pulihkan ekosistemnya, dan jadikan laut yang sehat sebagai fondasi bagi ekonomi Indonesia yang kuat,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tumpukan sampah di Sungai Kalibaru Bogor

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Tumpukan sampah di Sungai K...
Ekonomi
BPOM temukan jutaan kosmeti...
Luar Negeri
Mendagri Pakistan Kinjungi ...
Ekonomi
Jasa Marga catatkan laba be...

Siswa belajar di tenda darurat

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Siswa belajar di tenda darurat
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.