Tiongkok Turun Tangan, Thailand-Kamboja Sepakat Perkuat Gencatan Senjata Usai Konflik Mematikan
📅 Senin, 29 Des 2025, 19:20 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohPada gencatan senjata sebelumnya, proses diplomasi melibatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Namun kesepakatan tersebut gagal bertahan lama.
Berbeda dengan upaya sebelumnya, kali ini Tiongkok berada di pusat proses mediasi. Peran aktif Beijing dinilai mencerminkan meningkatnya pengaruh diplomatik Tiongkok di Asia Tenggara.
"Implementasi perjanjian gencatan senjata membutuhkan komunikasi dan konsultasi yang berkelanjutan, dan pemulihan hubungan bilateral juga harus dilakukan secara bertahap," kata Wang Yi.
Tiongkok berharap kesepakatan yang dicapai tidak hanya menghentikan kekerasan, tetapi juga membuka jalan bagi rekonsiliasi jangka panjang. Beijing menegaskan siap terus memfasilitasi dialog jika dibutuhkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!