Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Global Minimum Tax Masuk Arena Investasi, ESDM Pasang Target Investor

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 20:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Global Minimum Tax Masuk Arena Investasi, ESDM Pasang Target Investor Doc: ANTARA/ Shutterstock
Ket. Ilustrasi - Lokasi tambang Freeport di Papua.

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan penerapan pajak minimum global atau global minimum tax (GMT) dapat menarik investor untuk mendorong proyek hilirisasi batu bara.

"Dengan insentif ini (GMT) akan menjadi daya tarik, dari pemerintah memiliki ruang fiskal, dan bagi pemerintah memiliki ruang fiskal bagi negara," ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot ketika dijumpai di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (2/10).

GMT menetapkan tarif pajak efektif minimum sebesar 15 persen bagi perusahaan multinasional.

Menurut Yuliot, GMT menjadi menarik bagi investor karena pajak penghasilan (PPh) badan sebesar 22 persen jadi tak berlaku.

Dengan kata lain, investor multinasional mendapat keringanan pajak sekitar 7 persen.

"Kemudian, pemerintah masih mendapat 15 persen," ucap Yuliot.

Pernyataan tersebut terkait dengan dorongan insentif untuk proyek-proyek hilirisasi batu bara.

Dalam kesempatan tersebut, Yuliot menyampaikan pemerintah terus mendorong proyek hilirisasi batu bara menjadi metanol maupun dimethyl ether (DME).

Yuliot mengatakan untuk proyek pengolahan batu bara menjadi metanol sudah terdapat investor yang masuk dan saat ini sudah berlangsung pengembangannya di Kutai Timur, Kalimantan Timur.

"Kami mengharapkan dari metanol itu juga bisa dilakukan pengolahan lebih lanjut. Apakah sebagai bahan baku biodiesel, atau bisa diolah lebih lanjut dengan proses kimia menjadi DME atau menjadi bensin juga," ucap Yuliot.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kemandirian pangan dan energi sebagai fondasi agar Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan sendiri dan tidak bergantung pada negara lain, saat resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menyinggung akan membuat bensin dari batu bara, setelah berhasil membuat solar dari kelapa sawit.

"Sudah berhasil bikin solar dari kelapa sawit dan sudah bisa membikin bensin dari kelapa sawit. Dan, kita juga nanti akan bikin juga, bensin dari batu bara," kata Prabowo.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pun menyatakan siap melaksanakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengubah batu bara menjadi bensin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.