Menjadikan BUMN sebagai Instrumen Strategis
📅 Jumat, 19 Des 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/RISA KRISADHI
Badan Usaha Milik Negara harus menjadi motor ekonomi yang efisien, berdaya saing global, dan tetap berpihak pada kepentingan publik. Peran ini harus dikawal terus.
Dony Oskaria resmi diangkat sebagai Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) tanggal 8 Oktober 2025. Sejak itu dia langsung menjalankan fungsi koordinasi dan penguatan peran BUMN. Hingga Desember ini, Dony menekankan bahwa BUMN tidak hanya dituntut berkontribusi pada kinerja ekonomi nasional, tetapi juga hadir cepat dalam situasi darurat, termasuk penanganan bencana alam di Sumatera.
Dalam beberapa kesempatan, Dony Oskaria menyampaikan bahwa BUMN telah digerakkan untuk membantu penanganan dampak bencana di Sumatera. Ini mulai dari dukungan logistik, infrastruktur darurat, hingga bantuan kemanusiaan bagi korban bencana. Untuk mengulik lebih jauh kebijakan dan langkah konkret tersebut, wartawan Koran Jakarta, Paundra Zakirulloh, berkesempatan mewawancarainya dalam beberapa kesempatan. Berikut petikannya.
Bapak resmi dilantik sebagai Kepala BP BUMN. Apa makna pelantikan ini?
Pelantikan adalah amanah besar karena BP BUMN bukan sekadar perubahan nama, tapi transformasi tata kelola BUMN agar lebih profesional, transparan, dan adaptif terhadap tantangan ekonomi ke depan.
BP BUMN merupakan transformasi dari Kementerian BUMN. Apa fokus utama lembaga baru ini?
Fokusnya adalah pengaturan dan optimalisasi peran BUMN sebagai instrumen strategis negara, dengan tata kelola yang kuat, akuntabel, dan berbasis kinerja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagaimana posisi BP BUMN dalam struktur kepemilikan negara atas BUMN?
Negara tetap memegang saham seri A dwiwarna satu persen, yang memastikan kontrol strategis tetap berada di tangan negara melalui BP BUMN.
Revisi UU BUMN juga mengatur larangan rangkap jabatan. Bagaimana Bapak melihat aturan ini?
Itu langkah penting untuk memperkuat profesionalisme dan menghindari konflik kepentingan dalam pengelolaan BUMN. Juga agar ke depannya menjadi lebih baik, lebih profesional, dan kredibel.
Apa peran BP BUMN terhadap holding seperti BPI Danantara?
BP BUMN bertugas menata dan mengawasi struktur holding investasi dan operasional agar berjalan efektif, sehat, dan memberi nilai tambah maksimal bagi negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan kewenangan baru, apa target jangka dekat BP BUMN?
Memastikan transisi dari Kementerian BUMN berjalan mulus, organisasi solid, dan seluruh kebijakan pengelolaan BUMN langsung berdampak pada kinerja dan kontribusi ekonomi nasional.
Bagaimana masa depan BUMN pascatransformasi?
BUMN harus jadi motor ekonomi yang efisien, berdaya saing global, dan tetap berpihak pada kepentingan publik, itu yang akan kami kawal dari BP BUMN.
Apa tujuan utama kolaborasi BP BUMN dengan Danantara?
Tujuannya jelas, mempercepat transformasi dan konsolidasi BUMN supaya kinerjanya makin efektif dan efisien.
Seberapa penting kolaborasi ini bagi masa depan BUMN?
Sangat krusial, karena tanpa konsolidasi yang cepat, BUMN akan tertinggal dalam menghadapi tantangan bisnis yang makin kompleks dan kompetitif.
Transformasi seperti apa yang ingin didorong melalui kerja sama ini?
Transformasi agar BUMN lebih adaptif, profesional, dan siap bersaing, bukan hanya di dalam negeri tapi juga di level global.
Ada pertemuan dengan Menteri P2MI Mukhtarudin. Untuk apa?
Ya, memang ada. Ada pembicaraan juga. Fokusnya kolaborasi pelatihan vokasi untuk meningkatkan kualitas pekerja migran Indonesia, terutama dari sisi keterampilan dan kesiapan kerja.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!