Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemkomdigi Luncurkan IGRS demi Lindungi Anak di Ruang Digital

📅 Senin, 13 Okt 2025, 14:50 WIB | Oleh:
Kemkomdigi Luncurkan IGRS demi Lindungi Anak di Ruang Digital Doc: Humas Komdigi

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital meluncurkan Indonesia Game Rating System (IGRS) di Jakarta, Minggu (12/10). Peluncuran ini merupakan momentum menjelang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menkomdigi Meutya Hafid menyebut peluncuran ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan keamanan dan kenyamanan anak dalam menggunakan permainan teknologi digital. Sebab, IGRS merupakan panduan dalam memilih gim yang aman untuk anak.

"Penerapan IGRS ini dilakukan untuk melindungi industri gim, tapi di saat yang bersamaan juga melindungi para gamers, khususnya anak-anak," kata Meutya dalam keterangannya.

Peluncuran IGRS juga menjadikan Indonesia sebagai negara pelopor, dengan sistem klasifikasi gim nasional sesuai nilai kearifan lokal, di kawasan Asean. Menkomdigi pun menekankan pentingnya para orang tua mempedomani IGRS sebelum memberikan gim berbasis digital kepada anak-anak.

Menurut Meutya, penerapan IGRS menjadi salah satu bentuk pengawasan terhadap ruang digital anak. Hal ini merujuk pada PP TUNAS, yakni guna melindungi anak dari paparan konten yang tidak sesuai dengan kategori usianya.

"Orang tua bisa lebih tenang karena pengembang gim ke depan akan melakukan pengumuman di dalam gim-nya masing-masing, usia berapa yang tepat untuk memainkan gim tersebut," ujar Menkomdigi.

Diketahui, IGRS telah diinisiasi sejak 2016 lalu melalui penerbitan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) No. 2 Tahun 2016. Regulasi tersebut kembali diperkuat melalui Peraturan Presiden (Perpres) No. 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional.

Selain itu, Permenkominfo 2/2016 juga diperkuat dengan Permenkominfo No. 2 Tahun 2024 tentang Klasifikasi Gim. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari perkembangan gim yang berbasiskan teknologi digital. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.