Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menjadikan BUMN sebagai Instrumen Strategis

📅 Jumat, 19 Des 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bantuan seperti apa yang paling mendesak?
Bantuan darurat dan recovery. Ini termasuk perbaikan jembatan, fasilitas pendidikan, dan infrastruktur dasar lainnya.

Dari mana sumber pendanaan bantuan BUMN?
Bisa melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). BUMN kan milik rakyat. Jadi sudah seharusnya kembali ke rakyat. Di saat rakyat memerlukan ya harus dibantu.

Bapak juga minta BUMN rutin melaporkan perkembangan lapangan. Tujuannya?
Jelas agar kita bisa melihat langkah nyata BUMN tahap demi tahap, bukan cuma laporan di atas kertas. Dengan adanya laporan lapangan, bisa direncanan tahap bantuan berikutnya. Dengan begitu, bantuan akan tepat sasaran.

Bagaimana melihat peran BUMN di lokasi bencana?
Saya apresiasi kerja cepat BUMN seperti Pertamina yang memastikan BBM sampai ke warga, meski harus dipikul langsung.
Saya juga menginginkan kerja keras dan kerja cepat BUMN lainnya. Jangan biarkan korban lebih menderita karena kurang prasarana.

Kalau kinerja PLN?
PLN berhasil menjaga listrik tetap menyala 100 persen
. Itu sangat krusial dalam situasi darurat.

Bapak menggelar rapat di Sumbar.
Ya, karena fase tanggap darurat masih berjalan. Keputusan harus cepat dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kalau harus menunggu ke Jakarta dulu, baru rapat, akan lama. Banyak keputusan yang harus cepat diambil.

Fokus ke depan setelah masa darurat selesai?
Masuk ke fase pemulihan. Pembangunan kembali, termasuk rumah warga, fasilitas umum, dan kemungkinan relokasi bagi korban bencana. Pesan saya kepada seluruh BUMN: beri bantuan semaksimal mungkin dan pastikan kehadiran BUMN benar-benar dapat dirasakan masyarakat. G-1

20251218212933_Capture.JPG

RIWAYAT HIDUP

Nama:Dony Oskaria

Tempat, Tanggal Lahir: Tanjung Alam, Tanah Datar, Sumatera Barat, 26 September 1969

Kewarganegaraan: Indonesia

Pendidikan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.